KUTIM — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berkomitmen menyukseskan program Gerakan Pembangunan Desa Mandiri dan Terpadu (Gerbang Desa Madu). Desa tidak lagi dianggap sebagai obyek pembangunan, melainkan ditempatkan menjadi subyek. Sebagai ujung tombak pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Desa mempunyai kewenangan untuk mengatur sendiri pembangunan yang dilakukan diwilayahnya. Tujuan dari semua itu tidak lain adalah untuk memudahkan desa mewujudkan kesejahteraan bagi warganya.

Hal tersebut disampaikan Bupati kutai Timur Ismunandar saat hadir di Syukuran Hari Jadi Desa Danau Redan di Kecamatan Teluk Pandan yang berumur 15 tahun.

“Alhamdulillah, perlahan namun pasti nampak desa ini terus berkembang karena komitmen utama yang terus direalisasikan dibawah kepemimpinan saya adalah kebutuhan dasar masyarakat salah satunya distribusi air bersih,” jelas Ismu, (9/9).

Ditambahkan Ismu bahwa dalam setiap pembangunan yang dijalankan untuk memajukan Kutai Timur banyak pihak yang mendukung dan berkontribusi satu diantaranya adalah PT Indominco Mandiri (IMM) yang memiliki komitmen untuk ikut membangun sarana air bersih berkolaborasi dengan Program PAMSIMAS dan Dinas Perkim di tahun 2019 ini sebagai program CSR.

Tentu ini menjadi apresiasi besar atas kerjasama yang tidak hanya dilakukan dari pihak pemerintah Kutim saja melainkan juga pihak swasta yang memiliki tekad kuat dalam membangun desa-desa di Kecamatan Teluk Pandan.

“Dengan berbagai program CSR yang sudah dan akan dilaksanakan dan kolaborasi multipihak, saya berkeyakinan pembangunan di Kutai Timur kedepan akan semakin baik,”tegasnya. (DISKOMINFO/Lely)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *