Samarinda—Sebanyak 185 pesilat se Kaltim mengikuti Kejuaraan Nasional Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ke-II yang berlangsung di Gor 27 September Universitas Mulawarman, Selasa(8/10).

Kejuaran tersebut mengangkat tema “Bangkit Pemuda Raih Prestasi Kejurnas dan Lestari Pencak Silat Indonesia Sebagai Jati Diri Bangsa”.

Dalam kesempatan itu Walikota Samarinda H. Syaharie Ja’ang yang di wakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung penuh pelaksanaan kejurnas pencak silat PSHT. Ia menuturkan Pemerintah Kota Samarinda juga fokus dalam membina atlet-atlet silat yang ada di Samarinda khususnya.

“Melalui kegiatan ini pastinya kita menginginkan generasi muda harus sehat baik jasmani maupun rohani, dan juga kita dari Dinas Pendidikan Kota Samarinda sendiri sebagai lini depan untuk memproduk generasi yang hebat,”ujar Asli Nuryadin yang juga Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Samarinda.

Ia mengungkapkan, dalam dunia persilatan sendiri memiliki unsur-unsur dan gaya seni tersendiri. Selain itu, di dalam bela diri tersebut para atlet sudah tertanam jiwa kedisiplinan, pembentukan karakter kepribadian serta pengendalian emosi.

“Kalau kita cermati gerakan di silat itu indah sekali. Apalagi pencak silat ini merupakan salah satu olahraga asli indonesia dan ini bagian dari budaya kita sendiri sehingga ini harus kita lestarikan. Terlebih silat ini juga memiliki keutamaan khusus yakni pengendalian emosi, yang dimana seorang pesilat punya kebatinan untuk membawa kearah yang lebih baik,”tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong khususnya di sekolah-sekolah SD dan Smp agar kegiatan semacam ini masuk dalam ekstrakulikuler di luar jam belajar.

“Melalui dunia pendidikan kita akan buka kawan-kawan yang mau latihan di sekolah-sekolah di luar jam belajar itu kita dorong agar masuk ke dalam ekstrakulikuler sehingga anak-anak tidak terjerumus pada kegiatan yang negatif. Apalagi kita tahu sekarang dunia teknologi luar biasa sekali tantangan bagi generasi muda. Jadi itu yang kita jaga,”tambahnya.

Dirinya berharap dengan bergulirnya kejuaraan tersebut selain dapat menghasilkan bibit-bibit muda berkualitas juga mengajak anak-anak untuk selalu mengisi kegiatan yang positif.

“Harapan kita kedepan anak-anak banyak yang mengikuti terutama kegiatan ekstrakulikuler. Di Pemkot sendiri sebenarnya sudah pas di jalur tracknya dan kebetulan pak Walikota sendiri sebagai ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kaltim dan saya sebagai ketua IPSI Kota Samarinda yang memang banyak mewadahi generasi muda kita. Insha allah kita selalu support terus kegiatan ini,”pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Norwahyudi dirinya berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah mensukseskan kegiatan hari ini. Dirinya juga menghimbau kepada seluruh peserta agar selalu menjunjung sportifitas dan berharap dengan adanya kejuaraan tersebut dapat memunculkan atlet-atlet berkualitas.

“Untuk itu saya menghimbau untuk menjunjung sportifitas. Apapun hasil yang kalian dapat teruslah pacu diri kalian agar selalu berprestasi. Semoga di tahun kedepan acara ini terus dapat di gelar dan tidak menemui kendala apapun,”tutupnya.

pemukulan gong secara simbolis sekaligus secara resmi membuka Kejuaraan Nasional Pencak Silat PSHT

Acara di rangkai dengan pemukulan gong secara simbolis sebagai pembukaan kejuaraan tersebut. Turut Hadir Ketua cabang PSHT Samarinda Supatman, Ketua Panitia Norwahyudi, Ketua UKM wisnu juliansyah, Dewan cabang Supratman serta seluruh official termasuk pelatih silat.(Diskominfo/Rey)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *