Samarinda— Sensus Penduduk yang digelar 10 tahun sekali, kini tak lagi dilakukan secara manual, namun pelaksanaan sensus penduduk kali ini menggunakan layanan online.

Dalam sensus penduduk online yang dilakukan serentak se-Indonesia akan dimulai pada tanggal 15 hingga 31 Maret 2020, dimana masyarakat bisa berpartisipasi aktif melalui laman resmi BPS yakni di sensus.bps.go.id. hal tersebut diutarakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kaltim Anggoro Dwithjahyono saat dikonfirmasi belum lama ini.

Anggoro mengatakan, ada perbedaan mendasar dimana BPJS menggunakan data Dukcapil sebagai basis data dasar untuk melakukan sensus penduduk 2020.

Perihal satu data kependudukan ini dinilai penting agar tidak membingungkan masyarakat dan pengambil keputusan.

“Selama ini BPS melakukan sensus secara tradisional melakukan pendataan kemudian kita kumpulkan dan sekarang sensus penduduk ini kita lakukan dengan sistem kombinasi,”terangnya

Dengan metode kombinasi ini, data administrasi yang tersedia pada Ditjen Dukcapil akan dikombinasikan dengan pencacahan lapangan, baik dari pendataan mandiri (Sensus Penduduk Online) maupun door to door.

Sensus penduduk ini bertujuan menghasilkan satu data kependudukan dan ini sudah menjadi amanat Peraturan Presiden No. 39 tahun 2019 tentang satu data dalam kebijakan tata kelola.

“Diawali dengan sensus penduduk ini mudah-mudahan betul betul tidak ada lagi sedikit perbedaan terkait data kependudukan ini,”pintanya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *