Balikpapan – Pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan larangan berkunjung atau transit bagi warga negara asing (WNA) ke Indonesia untuk sementara waktu.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya antisipasi meluasnya Covid-19 atau Virus Corona yang semakin masif di Indonesia.

Pemberlakuan aturan tersebut diketahui akan berlaku mulai hari ini Kamis (2/4), dan diperuntukkan bagi seluruh WNA, kecuali dengan enam pengecualian.

Yakni, orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas, orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

Selanjutnya, tenaga bantuan dan dukungan medis pangan yang didasari oleh alasan kemanusiaan, awak alat angkut baik laut, udara, maupun darat, serta orang asing yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional.

Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat, Walikota Balikpapan Rizal Effendi akan segera menyesuaikan kebijakan tersebut dengan membatasi WNA masuk ke Kota Minyak.

“Karena sudah diumumkan oleh Presiden maka otomastis berlaku di seluruh Indonesia. Dengan segera kita akan menyesuaikan instruksinya, agar di Balikpapan untuk WNA sementara tidak boleh ke sini dulu,” ujar Rizal Effendi.

Menindaklanjuti serius, pemerintah Kota Balikpapan pun sebelumnya juga telah merencanakan akan menutup akses bandara maupun pelabuhan.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum bisa memutuskan sebab membutuhkan perundingan yang matang.

“Memang kita rencana akan memberlakukan pembatasan baik melalui pintu udara maupun pintu laut. Tapi kita masih rundingkan kita minta waktu,” ungkapnya.

Aktivitas pembatasan tersebut dikatakan Rizal sudah lebih dahulu diterapkan oleh beberapa daerah lain, seperti Jakarta misalnya.

Kendati belum dilakukan penutupan secara utuh, namun pihaknya berujar telah memperketat penjagaan di dua lini sektor itu.

Hal itu dilakukan dengan menurunkan petugas Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk membantu KKP dalam melakukan pengecekkan terhadap penumpang. (*)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *