Samarinda—- Kabar gembira datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, satu orang pasien berstatus positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Daerah Taman Husada Bontang dinyatakan sembuh.

“Sehingga sampai hari ini ada 3 pasien sembuh di Kaltim,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Selasa (7/4/2020).

Menurut Andi, pasien dinyatakan sembuh, setelah dilakukan dua kali swab dan menunjukkan hasil negatif, serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konformasi Covid-19.

Lanjutnya, pasien tersebut tercatat sebagai KTM 2 yang dinyatakan positif pada 3 Maret 2020 lalu. KTM 2 adalah perempuan 42 tahun yang memiliki kaitan dengan KTM 1 klaster Sinode Bogor yang telah dirawat di rawat di Rumah Sakit Daerah Taman Husada Bontang tanggal 15 Maret 2020.

Kondisi pasien KTM2 sudah sangat baik tidak ada gejala dan hasil serial foto thoraks menunjukkan tidak didapatkan gambaran Penumonia.

Sebelumnya 2 pasien yang terjangkit Covid-19 di Kaltim dinyatakan sembuh oleh tim medis pada 4 April 2020 lalu. Keduanya adalah pasien KKR 1 dari Kutai Kartanegara perempuan 36 tahun dan BTG 1 dari Bontang perempuan 24 tahun.

Pasien dari Kabupaten Kutai Kartanegara atau KKR ini, menurut Andi merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada 20 Maret yang merupakan kluster KPU. Setelah menjalani swab dan pemeriksaan laboratorium pasien dinyatakan negatif pada 31 Maret. Dilanjutkan pemeriksaan kedua ditanggal 2 April dan dinyatakan negatif atau sembuh.

Untuk pasien sembuh kedua dari Kota Bontang perempuan 24 tahun yang merupakan kluster KPU dan kontak erat dengan pasien KKR 1. Pasien ini di rawat di Rumah Sakit Taman Husada Bontang. Dinyatakan positif pada 23 Maret, namun pada tangg 28 Maret dinyatakan negatif. Di pemeriksaan kedua pada 2 April juga dinyatakan negatif alias sembuh.

Kesembuhan ini sebut Andi sekaligus bukti bahwa Tim Medis Kaltim juga mampu melaksanakan tugas menangani kasus Covid-19 secara insentif.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *