Samarinda – Mewakili Gubernur Kaltim, Plt Sekdaprov Kaltim, HM Sa’bani didampingi Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah Muhammad Sa’aduddin dan Kepala BPKP Kaltim Adil Hamonangan Pangihutan mengikuti video conference (Vicon) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang berlangsung di Ruang Heart Of Borneo (HOB) Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (8/4).

Vicon terkait Akuntabilitas Pelaksanaan Anggaran dan Pengadaan Barang dan Jasa Mendagri Tito Karnavian menyampaikan arahannya terkait upaya pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covid 19.

Secara bergantian Kepala BPKP,  Muhammad Yusuf Ateh, Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto dan Ketua KPK, Alexander Marwata, Kepala BPK, Agung Firman Sampurna serta Kabareskrim Polri, Brigjen Pol Ignatius Sigit Widiatmono menjelaskan pola dan aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah saat wabah virus corona.

Terkait kebijakan pusat tersebut, Sa’bani mengatakan Kaltim siap mengikuti aturan, sebab prosedur administrasi pengadaan barang dan jasa pemerintah mengacu pada prosedur keadaan krisis.

“Jadi, Kaltim siap melaksanakan dan prosedur pengadaannya kondisi darurat bukan keadaan normal. Ini kebijakan pemerintah dalam mempermudah pengadaan alat kesehatan dan keperluan lainnya dalam percepatan penanganan Covid-19 di daerah,” katanya.

Selanjutnya, kebijakan realokasi atau refocusing ini tidak memerlukan waktu administrasi yang lama. Adapun tiga prioritas realokasi/refocusing anggaran, yakni penguatan kesehatan masyarakat, jaring pengaman sosial dan pemberdayaan ekonomi kecil dan mikro.

“Kepala daerah diperkenankan melakukannya, kemudian melaporkannya ke DPRD. Perkadanya pun tidak perlu difasilitasi Mendagri, tapi langsung diberlakukan,” jelas Sa’bani.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Bangda, Fadjar Djojoadikusumo, Kasatpol PP, I Gede Yusa dan Kepala Biro Humas, HM Syafranuddin serta pejabat dinas/instansi terkait lingkup Pemprov Kaltim.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *