SAMARINDA— Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Juni 2020 sebanyak 42,90 ribu orang atau naik 522,48 persen dibanding Mei 2020.

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di bandara APT Pranoto – Samarinda 1.800,00 persen, Kalimarau – Berau 871,74 persen, SAMS Sepinggan –Balikpapan 433,99 persen, Datah Dawai – Kutai Barat dan Melalan – Kutai Barat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Anggoro Dwithjahyono di Samarinda belum lama ini.

Sedangkan di Bandara Badak Bontang – Bontang jumlah penumpang masih menunjukkan angka nol karena tidak adanya penerbangan. Jumlah penumpang domestik terbesar melalui SAMS Sepinggan – Balikpapan, yaitu mencapai 32,78 ribu orang atau 76,41 persen dari total penumpang domestik, diikuti APT Pranoto – Samarinda 5,57 ribu orang atau 12,98 persen.

Dirinya juga mengatakan, peningkatan penumpang terbesar tercatat di SAMS Sepinggan – Balikpapan mencapai 513,31 ribu orang atau 69,90 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti APT Pranoto – Samarinda 157,14 ribu orang atau 21,40 persen.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri/internasional pada Juni 2020 masih menunjukkan angka nol dari April 2020. Bandara yang melakukan penerbangan ke luar negeri/internasional di Provinsi Kalimantan Timur hanya bandara SAMS Sepinggan – Balikpapan.

Dalam periode Januari – Juni 2020 jumlah penumpang angkutan udara ke luar Negeri, baik menggunakan penerbangan nasional maupun asing mencapai 4,67 ribu orang atau turun 56,65 persen dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lanjutnya Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Juni 2020 tercatat 9,62 ribu orang atau naik 13.842,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Lhok Tuan dan Tanjung Laut 56,52 persen, Samarinda, dan Pelabuhan Semayang,”jelasnya.

Selama Januari – Juni 2020, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri mencapai 81,33 ribu orang atau turun 62,31 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

Penurunanjumlah penumpang terjadi diseluruh pelabuhan yang diamati yaitu pelabuhan Semayang 69,42 persen, Samarinda 50,49 persen dan Lhok Tuan dan Tanjung Laut 46,99 persen.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *