Samarinda – Bimbingan Teknis Mekanisme Penanganan Keluhan/Pengaduan/Aspirasi Masyarakat “Layanan Aspirasi Etam” yang digelar pada Kamis (24/10) di Hotel MJ Samarinda.

Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Kaltim Nazrin mengatakan bahwa pelayanan Aspirasi Etam ini tidak hanya menampung Keluhan/Aspirasi/pengaduan yang terkait dengan FCPF-CF saja, akan tetapi diperluas untuk menampung seluruh keluhan/aspirasi/pengaduan.

“Akan diperluas untuk menampung seluruh keluhan/aspirasi/pengaduan. Pada saat ini yang dilatih bimtek masih terbatas instansi yang terkait basis lahan saja, pada lain kesempatan bimtek akan dilakukan untuk seluruh instansi/OPD Pemprov Kaltim.” Ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa layanan aspirasi etam ini tidaklah menggantikan mekanisme yang selama ini sudah ada di OPD/Instansi. Layanan aspirasi etam adalah salah satu pilihan yang pada akhirnya keluhan/pengaduan/aspirasi akan ditangani OPD sesuai tupoksi.

“Selama ini OPD telah ada mekanisme yang menangani keluhan/pengaduan/konflik, Layanan aspirasi etam juga didasarkan pada kewajiban Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik.” Kata Nazrin

Dia mengharapkan setiap penanganan keluhan akan diketahui oleh pimpinan daerah tertinggi dalam hal ini Gubernur atau Wakil Gubernur. Di daerah bisa Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota dan akses pengaduan dipantau oleh pimpinan Daerah, maka Aspirasi Masyarakat akan lebih cepat ditindaklanjuti.

“Pada akhirnya kami harapkan partisipasi aktif Bapak/Ibu/ Saudara sekalian dalam Bimtek kali ini. Adanya mekanisme keluhan merupakan syarat disetujuinya Program-program FCPF Carbon Fund di Kaltim.” Terang Nazrin.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *