Samarinda – Pengelolaan kearsipan Dinas Perkebunan ditetapkan sebagai nominasi lima besar terbaik di lingkungan Pemprov Kaltim tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Perkebunan, Ujang Rachmad pada puncak Peringatan Hari Perkebunan ke-62 tahun 2019 di Kantor Dinas Perkebunan Kaltim, Samarinda, Selasa (17/12) kemarin.

Menurutnya, penilaian terhadap pengelolaan kearsipan ini merupakan kegiatan tahunan. Adapun untuk lima besar nominasinya akan memasuki tahap wawancara yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim, Samarinda, (17/12).

Pemaparan 5 Nominasi OPD Terbaik Pengelolaan Sistem Kearsipan Prov.Kaltim yaitu RS Jiwa Adma Husada Mahakam Samarinda, RS Umum Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Perkebunan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dengan agenda tindak lanjut laporan audit kearsipan internal (LAKI) selama periode 12 Juli hingga 17 Desember 2019 yang dilanjutkan dengan rencana kegiatan dalam DPA/RKA tahun 2020 yang berkaitan dengan pengelolaan kearsipan.

Hadir sebagai tim juri dalam wawancara tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim (Prof. DR. Ir. H. M. Aswan, MM) , Auditor Madya (Bapak Edi Santoso, SP) serta Arsiparis Muda (Ibu Risnawati SE, MM).

“Selanjutnya, diumumkan pada Hari Ulang Tahun Provinsi Kaltim ke-63 pada 9 Januari 2020 mendatang”, ungkap Ujang.

Samarinda – Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Samarinda yang digelar di halaman Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Samarinda pada Kamis (19/12) dihadiri oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa. MPP Kota Samarinda merupakan pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang memiliki 103 jenis layanan.

Menghadapi Revolusi Industri Jilid ke-4 dan menghadapi perubahan dan persaingan Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa yang dalam hal ini mewakili Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia Tjahjo Kumolo mengatakan perlunya dilakukan terobosan baru, secepatan, kreativitas dan inovasi.

“Cara lama yang monoton dan tidak kompetitif agar dapat dirubah dengan selalu melakukan reformasi yang berkelanjutan, tidak bekerja rutinitas saja tapi juga menerapkan nilai-nilai baru dalam bekerja dan adaptasi terhadap perubahan” Ujarnya.

Diah Natalisa juga mengatakan untuk meningkatkan produktivitas serta berorientasi acuan pada hasil. Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik.

“Untuk itu diperlukan optimis dalam menatap masa depan dan percaya diri dalam menghadapi kompetisi global, Mal Pelayanan Publik merupakan suatu inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.” tambahnya.

Turut hadir dalam peresmian Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rusdi, Ketua Pengadilan Negeri Hongkun Otoh, Komandan Kodim 0901/Samarinda Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo, Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddun, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Samarinda Jusmaramdhana Alus, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II Kementerian PANRB Jeffrey Erlan Muller, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda Abdullah, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Samarinda Ali Fitri Noor, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Samarinda Ahmad Maulana, serta para kepala organisasi perangkat daerah Kota Samarinda dan para pimpinan perbankan.

SAMARINDA– Upacara dan Ziarah Rombongan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 91 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Samarinda dipimpin langsung oleh Wakil Ketua TP PKK Kaltim, Hj. Erni Makmur Hadi Mulyadi, Jum’at (20/12)

Upacara diikuti Gabungan Organisasi Wanita Prov Kaltim

Prosesi Ziarah diawali dengan Penghormatan kepada arwah Pahlawan

Tampak hadiri Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor, Ketua TP PKK Kota Samarinda Puji Setyowati, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua BKOW, serta Ketua DWP Kaltim

 

Peletakan rangkaian bunga dimonumen TMP

 

Tabur bunga di pusara makam pahlawan

Sebelum foto bersama terlihat Ketua TP PKK Hj. Norbaiti Isran Noor beserta Waki Ketua TP PKK Hj. Erni Makmur Hadi Mulyadi sedang beselfie bersama ibu-ibu DWP Kaltim

Upacara dan Ziarah rombongan di tutup dengan foto bersama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Samarinda– Masa saat ini, perempuan memiliki peran yang cukup penting baik dalam keluarga bahkan membantu penyelenggaraan pembangunan nasional. Tak terkecuali istri Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki tugas penting dalam membangun peran wanita tangguh.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan  bahwa peranan kaum ibu-ibu atau istri PNS yang tergabung di dalam Dharma Wanita Persatuan memiliki peranan penting didalam kehidupan. Seorang ibu adalah tiangnya agama, seorang ibu adalah tiangnya negara, tentunya kaum ibu-ibu memiliki peranan dan memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan, selain itu juga tanpa seorang ibu-ibu sebagai pendamping suami, maka suami tersebut tidak akan sukses, karena kesuksesan seorang suami dibelakangnya ada peran istri.

“Peran selaku perempuan sekaligus Ibu dalam keluarga, pertama adalah akhlak dalam keluarga yang menjadi benteng keseluruhan. Kemudian itu semua dapat dijadikan contoh keteladanan bagi anak-anak. Peran membangun keluarga yang sejahtera dan mandiri bukan saja tugas pemerintah tetapi peran Ibu yang lebih dekat kepada anak-anak dalam keluarga. Peran Ibu bisa membantu pemerintah membangun SDM handal dan berkualitas,” katanya.

Wagub menambahkan peran DWP mendukung pembangunan dengan membangun SDM berkualitas menjadi hal bagian penting, mengingat anggotanya dapat menuangkan ide, gagasan pembangunan melalui komunikasi langsung yang dapat memberi dampak positif.

“Beberapa hal yang dilakukan perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya, membina rumah tangga dengan baik, produktif dalam mendidik anak, meningkatkan kapasitas diri agar bermanfaat bagi orang banyak dan mendukung aktivitas suami. Ibu-ibu semua ini menjadi contoh dari generasi penerus kita. Bekerja keras dan semangat tinggi yang utama,” imbuhnya.

Samarinda – Kepala Balitbangda Provinsi Kaltim Eddy Kuswadi memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemprov maupun Kabupaten dan Kota dalam melakukan inovasi. Kegiatan Gelar Inovasi ini berlangsung di Swissbel Hotel Samarinda, Kamis (19/19).

Ia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan merupakan rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Provinsi Kaltim tahun 2020, khususnya terkait dengan penilaian penghargaan panji-panji keberhasilan pembangunan kepada perangkat daerah dilingkup Pemprov Kaltim maupun kabupaten dan kota di Kaltim, yang telah melaksanakan berbagai inovasi.

“Seluruh peserta baik perangkat daerah dilingkup Pemprov maupun kabupaten dan kota yang telah ikut dalam penilaian inovasi, kita berikan piagam penghargaan atas partisipasinya dalam inovasi berbagai program yang telah dilakukan,” kata Eddy Kuswadi.

Perangkat daerah yang meraih juara pertama, lanjut Eddy, nantinya akan diserahkan langsung Gubernur Kaltim pada puncak Peringatan HUT ke-63 Provinsi Kaltim tanggal 9 Januari 2020, berupa penyerahan panji-panji keberhasilan dalam berbagai inovasi program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh perangkat daerah.

Sementara juara II dan III akan diserahkan berupa piagam penghargaan pada acara malam syukuran HUT ke-63 Provinsi Kaltim, yang akan digelar pada tanggal 9 malam Januari mendatang.

” Bagi perangkat daerah dilingkup Pemprov maupun kabupaten dan kota yang sudah melakukan inovasi, namun bagi belum berhasil meraih peringkat terbaik, kita support terus, untuk terus melakulan inovasi khususnya dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Eddy.

Samarinda – Peringatan Hari Ibu (PHI) diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak dan sekaligus agen perubahan (agent of change). Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawanti dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt. Sekretaris Daerah Prov. Kaltim H. Sa’bani pada Upacara Peringatan Hari Ibu ke 91, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (19/12).

 

 

 

 

 

 

 

Samarinda – Peringatan Hari Bela Negara ke – 71 dengan tema ” Bela negara untuk kemakmuran rakyat” dilaksanakan dihalaman kantor Gubernur Kaltim, Kamis (19/12). Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi bertindak pembina upacara peringatan kali ini, membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo. “Semakin beragamnya gangguan dan hambatan yang dihadapi bangsa ini, hanya bisa kita hadapi dengan keberagaman yang saling terkait dan mengisi,” Tegas Hadi.

 

 

 

 

 

 

 

 

Samarinda – Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Samarinda yang digelar di halaman Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Samarinda pada Kamis (19/12) dihadiri oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa. MPP Kota Samarinda merupakan pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang memiliki 103 jenis layanan.

Menghadapi Revolusi Industri Jilid ke-4 dan menghadapi perubahan dan persaingan Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa yang dalam hal ini mewakili Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia Tjahjo Kumolo mengatakan perlunya dilakukan terobosan baru, secepatan, kreativitas dan inovasi.

Turut hadir dalam peresmian Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rusdi, Ketua Pengadilan Negeri Hongkun Otoh, Komandan Kodim 0901/Samarinda Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo, Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddun, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Samarinda Jusmaramdhana Alus, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II Kementerian PANRB Jeffrey Erlan Muller, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda Abdullah, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Samarinda Ali Fitri Noor, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Samarinda Ahmad Maulana, serta para kepala organisasi perangkat daerah Kota Samarinda dan para pimpinan perbankan.

SAMARINDA—-Peringatan Hari Ibu (PHI) diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak dan sekaligus agen perubahan (agent of change).

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawanti dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt. Sekretaris Daerah Prov. Kaltim H. Sa’bani pada Upacara Peringatan Hari Ibu ke 91, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (19/12)

“Peringatan hari ibu ke 91 tahun 2019 ini saya harap dapat mendorong terciptanya kesetaraam perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan,”pintanya

Hakekat Peringatan Hari ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan arti dan makna hari ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatua dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuam yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap 22 Desember sebagai hari Nasional.

Tema PHI ke 91 tahin 2019 ini adalah perempuan berdaya, Indonesia Maju yang dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang masih mengalami kekerasan, perlakuan diskriminatif dan lain-lain.

Kondisi tersebut menurutnya memerlukan berbagai startegi, keterlibatan semua unsur masyarakat dan multistakeholder sangat diperlukan, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye/gerakan yang mendukunh pencegahan kekerasan dan pencapaian kesetaraan gender, her for she menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai akar rumput.

Dirinya juga mengungkapkan Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatam yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial dan sebagainnya.

Begitu juga pengasuhan dalam keluarga peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam pengasuhan anak tidak hanya orang tua namun perlu didukunh oleh semua pihak.