Samarinda – Kota Samarinda menjadi agenda kedua Kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan RI Hj. Ida Fauziyah berlangsung di BLK Samarinda, Sabtu (18/1).

Ibu Kota Negara (IKN) telah ditetapkan di Kalimantan Timur, Menaker berpesan “IKN butuh kesiapan SDM, pengelolaan investasi atau apapun terkait IKN sangat membutuhkan dukungan masyarakat sekitar IKN,” Ungkap Menaker Ida.

Harapan Presiden RI Joko Widodo jangan kemudian kota penyangga sekitar IKN tidak ada kesenjangan, oleh karena itu betapa pentingnya menyiapkan SDM guna mendukung IKN.

“Ini adalah Upaya Kementrian Ketenagakerjaan RI untuk mendukung IKN dengan menyiapkan SDM yang kompeten, ini merupakan tanggung jawab kami,” Ujar Menaker Ida.

Sebagai informasi BLK Samarinda cukup representatif karena ada pelatihan alat berat, tidak semua BLK memiliki pelatihan alat berat.

Kepala BLK Samarinda Andri Susilo menjelaskan rencana target Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) UPTP BLK Samarinda Tahun 2020 untuk BLK Komunitas 768 orang, Mobile Training Unit untuk 352 orang, Institusional Boarding untuk 336 orang.

Andri Susilo berharap kedatangan Menaker Ida dan meninjau langsung instruktur maupun sarana dan fasilitas yang ada di BLK Samarinda, memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan SDM dalam hal jumlah maupun kapasitasnya.

“Tentunya dukungan anggaran untuk meningkatkan fasilitas pelatihan yang ada khususnya alat berat. Karena di Kalimantan, khususnya Kaltim dikenal dengan daerah tambang dan perkebunan yang kegiatan operasinya banyak mengoperasikan alat berat, ” ujar Andri.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *