Samarinda – BLK Komunitas adalah unit pelatihan kerja yang didirikan di lembaga pendidikan keagamaan atau lembaga keagamaan non pemerintah yang bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan teknis berproduksi atau keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja dan bagi komunitas masyarakat sekitarnya sebagai bekal untuk mencari kerja atau berwirausaha.

Dalam kesempatan ini Menaker Ida Fauziyah memberikan arahan kepada 14 perwakilan BLK Komunitas yang ada di Pulau Kalimantan. BLK Komunitas merupakan instrumen strategis dalam pengembangan SDM yang mudah diakses oleh masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari kota

“Presiden RI menyadari ini kebutuhan yang tidak bisa ditunda, karena tahun 2020 Presiden memerintahkan untuk memperbanyak pelatihan dari tahun sebelumnya,” Ungkap Ida.

Besar harapan kita semua untuk menjadikan BLK sebagai sarana pelatihan, oleh karena itu perlu pengelolaan BLK yang baik. Kementrian Ketenagakerjaan RI akan terus melakukan pendampingan, Pada tahun ini sudah ada 4 paket pelatihan.

“Berikutnya kita mendorong untuk tetap mengefektifkan pelaksanaan pengelolaan BLK Komunitas, kami berharap agar terus melakukan inisiasi dan inovasi kemudian kreativitas itu juga muncul dari kita semua,” Tegasnya.

Kementrian Ketenagakerjaan akan membantu mencari mitra strategis. Kemudian pengelolaan BLK Komunitas ada ditangan masing-masing harapannya setiap BLK Komunitas juga harus membangun kemitraan dengan siapapun.

Tahun 2019 Kemnaker akan membangun dan mengembangkan BLK komunitas di 1000 lokasi. Sementara tahun 2020 ditargetkan terwujud 2.000 BLK Komunitas, dan saat ini sudah berdiri 1113 BLK Komunitas. Terobosan merevitalisasi BLK dan gencarnya aktivitas BLK di seluruh Indonesia sebagai upaya menggenjot peningkatan dan peningkatan kompetensi kualitas SDM agar berdaya saing di pasar kerja.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *