PPU- Dalam rangka pemberian bekal kepada Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) sebelum memasuki dunia kerja, Serka Siroto bersama Sertu Sutisno dan Sertu Hijral yang merupakan anggota Kodim 0913/Penajam Paser Utara (PPU), melaksanakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para CPNS golongan II dan III sebanyak 79 orang di halaman Mess Pemkab PPU Kelurahan Nipah-Nipah, Kamis (22/1).

“Peraturan Baris-berbaris sendiri merupakan suatu wujud latihan ketangkasan yang diperlukan untuk menanamkan kedisiplinan dalam kehidupan militer yang diarahkan pada terbentuknya suatu sikap dan perwatakan tertentu. Pengetahuan dan ketangkasan baris berbaris juga merupakan bekal dasar yang harus dimiliki setiap pemuda sehingga mempunyai disiplin dan rasa percaya diri yang tinggi”, jelas Serka Siroto.

Ia juga menambahkan, bahwa seorang pelatih/komandan/pimpinan harus benar–benar memiliki pengetahuan dan ketangkasan PBB secara mendalam agar ia mampu membekali dan melatih segenap anggotanya dalam rangka mewujudkan bentuk sikap disiplin serta mewujudkan jiwa korsa yang handal dalam satuannya.

Tujuan pelatihan PBB kepada CPNS sendiri yakni untuk memiliki rasa disiplin, loyalitas, rasa persatuan dan kesatuan, membentuk jiwa yang tanggap, tangguh, trengginas, serta memiliki keimanan dan ketaqwaan. Lelah dan panas mungkin mereka rasakan, namun dari kegiatan ini mereka dapat mengambil manfaat yang luar biasa seperti sikap disiplin, kebersamaan, keteraturan dan konsentrasi.

Dirinya juga berharap kepada para calon PNS tersebut agar kedepannya mereka dapat mengingat dan mempraktekkan PBB di kemudian hari. Sehingga saat diperlukan seperti dalam upacara maupun apel, wawasan tentang PBB yang saat ini dilakukan dapat berguna, pintanya.

Salah satu peserta bernama Sella yang merupakan guru honorer di salah satu SMP PPU mengucapkan terima kasih kepada Serka Siroto bersama Sertu Sutisno dan Sertu Hijral yang telah berperan aktif dalam membina CPNS melalui kegiatan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) ini.

Penrem 091/ASN

Samarinda – Kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi V di Kalimantan Timur, untuk meninjau Infrastruktur dan transportasi yang ada di Ibukota Kalimantan Timur, Tercatat Dua belas anggota DPR RI Komisi V yang diketuai oleh H. Syarief Abdullah Alkadrie dan delapan sekretariat langsung menuju Bendungan Lempake usai mendarat di Bandara APT Pranoto, Kamis (23/1).

“Ini bendungan cukup bagus, ini merupakan sumber air baku, kemudian juga bisa dibuat sebagai tempat wisata seperti dayung atau yang lainnya paling tidak untuk daerah Samarinda,” Ujar Syarief dari fraksi Nasional Demokrat.

Syarief berharap nantinya kedepan Bendungan Lempake juga bisa dikembangkan sebagai objek wisata disamping untuk pengendali banjir.

“Harapannya agar Walikota Samarinda untuk membuat suatu perencanaan yang baik sehingga dapat meyakinkan pemerintah pusat agar tidak hanya sebagai pengendali banjir kemudian juga bisa dimanfaatkan sebagai potensi wisata untuk daerah ini,” Tambah Syarief.

Tampak mendampingi Walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin ikut mendampingi bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Anang Muchlis.

 

 

Wakil Gubernur Hadi Mulyadi menghadiri Serah Terima Jabatan Kepala LPP RRI Samarinda dari Khalidiraya kepada Rahma Juwita di Studio Si Karut RRI Samarinda pada Kamis (23/1). Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara disaksikan Direktur SDM dan Umum LPP RRI Nurhanuddin. Tampak Kepala RRI Koordinator Wilayah Nusantara 8/Kepala RRI Banjarmasin Suyono Waisis.

Turut hadir Pembina Forum Kebangsaan Kaltim HM Yos Soetomo dan Kepala TVRI Kaltim Zainuddin Latunconsina, Ketua KPID Kaltim Hendro Prasatyio dan Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda, Kepala RRI Tarakan Lasamu, Kepala RRI Nunukan Yanto Prawiro Negoro, Kepala RRI Palangkaraya Sugiyanto.

Samarinda— Kurang lebih satu setengah tahun sejak pertengahan 2018, Khalidiraya menjadi Kepala LPP RRI Samarinda. Begitu banyak kerja keras yang sudah dikerjakan bersama karyawan, angkasawan dan angkasawati untuk membangun kinerja serta program kerja RRI Samarinda untuk masyarakat.

Tepat pada 23 Januari 2019, masa kepemimpinannya berakhir di Samarinda dan harus mengabdi di daerah lain yakni Palangkaraya. Sebagai pengganti, Rahwa Juwita yang sebelumnya bertugas di RRI Surakarta akan meneruskan tonggak kepemimpinan sebagai Kepala LPP RRI Samarinda. 

Dalam kesempatan tersebut, Khalidiraya mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena bisa menjadi bagian dari RRI Samarinda. Dirinya mengaku, kerja keras tim dinilai sangat kompak dan membantu hingga banyak sekali pencapaian yang baik selama kepemimpinannya.

“Saya tidak meninggalkan beban disini, karena saya datang dengan badan berisi dan pergi dengan badan yang langsing. Pemimpin yang baik itu yang membiarkan anak buahnya jadi berisi dan sejahtera badannya,” ujarnya sembari melontarkan candaan dihadapan Wakil Gubernur Kaltim, Forkopimda, undangan pada acara sertijab di Studio Sikarut RRI, Kamis (23/1).

Khalidiraya menuturkan kepergiannya ke Palangkaraya tidak menjadikan dirinya larut dalam sedihnya perpisahan. Karena masih dalam kawasan pulau Kalimantan. Dirinya pun berharap nantinya Kepala Stasiun yang baru bisa membawa RRI Samarinda semakin maju lagi.

Di tempat yang sama, Rahma Juwita menyampaikan rasa terima kasih karena sudah diterima dengan baik di Samarinda. Kedepan dirinya mengaku siap untuk memperkuat jajaran dan melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dengan segenap hati dan cinta pada media pemersatu bangsa. 

“Saya siap untuk bekerja bersama tim RRI Samarinda. Karena saya percaya disini ada tim yang solid, bisa membantu saya untuk melakukan yang harus dilakukan demi kerja keras kita untuk masyarakat dan negara,” ucapnya. 

SAMARINDA — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan Calender of Events (CoE) Kaltim Tahun 2020 beberapa saat lalu dalam rangkaian acara HUT Kaltim ke-63.
Tentunya ini menjadi angin segar bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk dapat melakukan rencana berlibur sesuai dengan agenda yang telah terjadwal dimasing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Kaltim.

Kepala Dinas Pariwista Kaltim Sri Wahyuni menjelaskan bahwa meluncurkan Calender of Events (CoE) Kaltim Tahun 2020 sesungguhnya merupakan direktori bagi masyarakat Kaltim maupun masyarakat luar Kaltim. Adapun beberapa direktori tersebut yaitu Direktori tentang Event Potret Seni Budaya melalui event, Direktori Event Kreatif dan Direktori Spot Tourism.

“Ini menjadi hal penting sebagai database bahkan memudahkan setiap orang yang ingin berkunjung ke Kaltim,”tegas Sri.

Ditambahkannya pula bahwa tidak hanya wisatawan namun pelaku usaha pariwisata seperti tourguide (pemandu wisata), travel dan hotel dapat dipermudah untuk mempersiapkan referensi perjalanan wista beserta semua perlengkapannya. Harapannya dengan semakin berkembangnya sektor-sektor pariwisata tdapat menyumbang lebih banyak lagi pendapatan dalam bentuk devisa negara(DISKOMINFO/Lely)

Samarinda – Gubernur Kaltim H. Isran Noor memimpin rapat Entry Meeting Pemeriksaan Pendahuluan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur TA 2019.

Audit awal yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Samarinda dihadiri Kepala Perwakilan BPKRI Kaltim, Dadek Nandemar bersama Tim Audit Independen BPKRI, Rabu (22/1).

“Ini free audit atau audit awal BPKRI perwakilan Kaltim. Khususnya kegiatan kita tahun 2019,” kata Isran Noor menjawab pertanyaan awak media di Kantor Gubernur Kaltim.

Ini penyampaian awal BPK, lanjutnya, terhadap laporan yang diserahkan masing-masing perangkat daerah. Utamanya, evaluasi sekaligus perbaikan-perbaikan atas laporan sebelum memasuki audit pada Maret dan April ini.

Diakui Gubernur bahwa masih ada catatan yang disampaikan BPK masalah yang sudah lama agar segera ditindaklanjuti. Terutama masalah aset atau lahan-lahan milik Pemprov tapi dikuasai masyarakat maupun pihak lain.

“Termasuk masalah aset sekolahan (SMA/SMK). Akibat peralihan oleh Kementerian Pendidikan dari kabupaten dan kota ditarik ke provinsi,” ungkap Isran Noor.

Sementara Kepala Perwakilan BPKRI Kaltim Dadek Nandemar menyebutkan audit ada tiga jenis pemeriksaan yakni pemeriksaan laporan keuangan, pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) dan kinerja. “Ini kita fokus LKPD atau jenis laporan keuangan, agar memperoleh keyakinan memadai (opini) kewajaran atau wajar,” ujarnya.

Pertemuan dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim Fathul Halim dan seluruh kepala perangkat daerah di lingkup Pemprov Kaltim serta KPA, PPTK dan bendahara masing-masing perangkat daerah.

Samarinda— Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-17, Hari Kestuan Gerak PKK ke-48 dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-7 Tingkat Provinsi Kaltim, di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kaltim, Selasa kemaren (21/1).

Rapat persiapan tersebut dihadirin Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekprov Kaltim, Moh Jauhar Efendi ,yang dihadiri Ketua TP PKK Kaltim, Hj. Norbaiti Isran Noor dan Sekretaris TP PKK Kaltim, Ketua TP PKK Balikpapan, Yohana Palupi Arita Rizal Efendi, Ketua LPM Kaltim, Mujarni, dan perwakilan perangkat daerah terkait.

Menurut Jauhar kegiatan dengan menggabungkan tiga even sekaligus tersebut merupakan pelaksananaan yang ketiga setelah Berau dan Kutai Timur.

” Kita percaya Kota Balikpapan akan sukses menjadi tuan rumah tiga kegiatan Provinsi ini,” tegasnya

Untuk itu, dirinya yakin Kota Balikpapan biasa melaksanakan multi even baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Terlebih setelah melihat paparan Ketua TP PKK Balikpapan terkait konsep rangkaian kegiatan dan kesiapan sarana pendukungnya.

Sementara Ketua TP PKK Norbaiti, optimis Kota Balikpapan mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk tiga kegiatan penting ini. ” HUT ke 63 Pemprov Kaltim kemaren Kota Balikpapan mampu membuktikan meraih panji keberhasilan pembangunam terbanyak”.

Harapannya seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sukses. Dan rapat ini terus berlanjut untuk membahas hal-hal yang masih kurang.

Disisi lain Ketua TP PKK Balikpapan Anita menyebutkan untuk memudahkan sekitar 1.500 peserta kegiatan ini termasuk urusan administrasi dan lomba, pihak panitia akan mengarahkan semua peserta ke BSCC Dome.

Untuk kedatangan semua akan kita satukan di BSCC Dome agar lebih memudahkan peserta. Sedangkan untuk lokasi-lokasi kegiatan selain dome juga berada di Sekretariat PKK, Bendali IV dan lomna-lomba di Hotel Grand Tjokro.

Tenggarong-  Komandan Kodim 0906/Tenggarong, Letkol Inf. Charles Alling beserta jajarannya turun langsung ke aliran Sungai Mahakam dengan menggunakan perahu karet dan perahu alat angkut air (Alang air) menyusuri bantaran Sungai Mahakam di Kelurahan Loa Ipuh Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara guna mengurai simpul-simpul penyebab banjir, Rabu (22/01).

Dengan menggunakan perahu karet dan perahu Alang air, Dandim beserta personil yang terlibat menyusuri bantaran aliran sungai Mahakam guna melakukan normalisasi aliran sungai dengan mengurai simpul-simpul penyebab banjir.

Dalam kegiatan tersebut Dandim menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan program lanjutan Normalisasi parit dan Drainase yang bertujuan mencegah serta untuk penanggulangan dalam bencana Banjir.

“Kegiatan Normalisasi aliran sungai di Bantaran Sungai Mahakam ini melibatkan seluruh Instansi dan stakeholder yang ada dengan melakukan koordinasi serta aksi dalam mengurai simpul-simpul penyebab banjir”, tambahnya.

Normalisasi dibantaran sungai Mahakam yang dilakukan oleh Kodim 0906/Tenggarong bersama Instansi terkait merupakan bentuk kegiatan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat selain itu kegiatan ini bertujuan untuk menimbulkan kesadaran masyarakat untuk bergotong royong dan juga menghimbau masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah dibantaran Sungai Mahakam. Dim 0906Tgr

Penrem 091/ASN