SAMARINDA — Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 dengan tema Percepatan Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Dalam Menopang Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat Untuk Kaltim Berdaulat Indonesia Maju berlangsung di Ballroom Hotel Mesra, Rabu (26/2).

Raker bertujuan untuk mendorong daerah melakukan percepatan penyaluran Dana Desa sesuai ketentuan Permendes PDTT No11/2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2020 yang membaginya dalam tiga tahap, yakni tahap I 40 persen (Januari-Juni), tahap II 40 persen (Maret-Agustus), dan tahap III 20 persen (Juli-Desember) untuk reguler.

“Kita sekarang berpacu dalam harapan masyarakat dan pemerintah dengan pekerjaan yang lebih cepat. Kecepatan yang dinginkan adalah kecepatan yang berkualitas,”jelas Isran saat membuka sambutannya.

Gubernur Kaltim Isran Noor menyebutkan bahwa secara umum Kalimantan Timur berkualitas dalam penyaluran dan pemanfaatan dana desa. Terbukti dari persyaratan dalam pelaksanaan ditahun 2019 hampir 100% namun dikarenakan masih ada 4 desa yang memiliki masalah hukum menjadi tugas bagi Pemerintah Provinsi Kaltim agar ke 4 desa tersebut dapat kembali mendapatkan dana desa.

“1 desa sudah ditindaklanjuti secara hukum sehingga mendapatkan kembali penyaluran dana desa, semoga 3 desa lainnya dapat segera diselesaikan”,tegas Isran.

Harapannya dengan Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa di Tahun 2020 dapat digunakan seduai dengan fungsinya dan tidak disalahgunakan yang berujung kepada korupsi. Hal ini mengingat korupsi tidak terjadi apabila tidak ada niat namun meskipun tidak ada niat dari perilaku jika kesempatan terbuka dengan lebar maka korupsi itu pun akan terlaksana. (DISKOMINFO/Lely)

Samarinda- Tahun 2020 ini Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan sensus penduduk yang dilakukan 10 tahun sekali. Dan ini adalah pertama kali BPS menggunakan metode survey secara online. Artinya penduduk mengisi data kependudukan secara online sehingga petugas tidak lagi datang ke rumah untuk pendataan.

Untuk mendukung program nasional yang dilaksanakan sejak 15 Februari hingga 21 Maret ini, Kanwil Kementerian Agama Kaltim menyambut baik tawaran BPS untuk melakukan sosialisasi pengisian data penduduk secara online. Seluruh pegawai diarahkan untuk mengikuti kegiatan sosialisasi sekaligus mengisi langsung data sensus di Aula Kanwil, Selasa (25/02).

Kabag TU, H. Mohlis didampingi Kasubbag Perencanaan dan Data Rudi Kartono menyambut 7 orang Tim dari BPS yang dipimpin oleh Marinda Dama Prianto, Statistisi Madya dari BPS Prov. Kaltim. Dalam arahannya H. Mohlis menekankan kepada seluruh pegawai agar mendukung program ini dengan berpartisipasi mengisi data sensus online sampai selesai. Ia juga meminta kepada Tim BPS agar membimbing prosesnya hingga dapat dipastikan data sensus berhasil terkirim. Dikatakan bahwa data hasil sensus sangat penting untuk keperluan dalam mengambil kebijakan terkait pembangunan. Misalnya data penduduk berdasarkan agama dan usia diperlukan untuk pembangunan madrasah, maupun penetapan kuota calon jamaah haji.

Para pegawai yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan petugas BPS juga dengan sabar membantu jika ada yang kesulitan. Marinda juga berpesan agar Pegawai Kanwil Kemenag Kaltim berperan aktif mensosialisasikan Sensus Penduduk Online 2020 kepada warga Kemenag lainnya yang berada pada Satuan Kerja di bawah Kanwil dan juga kepada masyarakat secara umum. (Nop)

 

Balikpapan –Test Kemampuan Dasar (TKD) CPNS Kemenag Kaltim yang digelar sejak 18 Februari lalu telah berakhir, Senin (24/02). Hal ini ditandai dengan serah terima berita acara TKD dari Tim CAT BKN yang diserahkan oleh Plt. Kepala UPT BKN Balikpapan, Surya Addy Saputra kepada Kanwil yang diterima oleh Sabransyah selaku Sekretaris Panitia Pengadaan CPNS 2019 Kanwil.

Dilaporkan oleh panitia, selama 7 hari telah dilaksanakan test sebanyak 27 sesi, dengan peserta rata rata 50 peserta tiap sesi. Tercatat peserta CPNS yang lulus berkas sebanyak 1303 orang, namun jumlah ini berkurang karena 300 peserta tidak hadir.

Saat dimintai keterangan usai serah terima, Sabransyah sampaikan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan TKD berjalan lancar. “Alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti, sistem sejak pengambilan PIN peserta hingga CAT lancar, peserta juga tidak ada yang sakit saat test,” terangnya. Terpantau selama test ada sekitar 5 orang calon peserta yang datang terlambat dan tidak bisa ikut test karena sistem pengambilan PIN sudah ditutup.

Panitia juga menerangkan bahwa peserta yang sudah lulus passing grade nanti akan dirangking lagi sesuai formasi. Selanjutnya mereka akan mengikuti Test Kemampuan Bidang (TKB) yang diperkirakan dilaksanakan pada bulan Maret, mengenai kepastiannya kapan BKN yang akan mengumumkan secara resmi.

Setelah TKD CPNS Kanwil Kemenag Kaltim, hingga besok (25/02) di lokasi yang sama akan dilanjutkan dengan TKD CPNS IAIN Samarinda yang juga merupakan Satuan Kerja di bawah Kemenag. (Nop)

Samarinda—- Gubernur Kaltim, H. Isran Noor membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Program Pembangunan Perkebunan Kaltim 2020 di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, Rabu (25/2). Isran mengakui sub sektor perkebunan sangat diandalkan dan memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, sub sektor perkebunan memiliki potensi yang besar khususnya melalui usaha perkebunan rakyat dan perkebunan besar untuk menghasilkan komoditas unggulan sebagai bahan baku industri hilir.

“Komoditi perkebunan adalah komoditi ekspor, kita harus segera melakukan tranformasi ekonomi dari produk primer ke produk sekunder, sehingga masyarakat menikmati nilai tambah dari komoditas yang mereka produksi,” ujarnya

Upaya pencapaian dalam menjalankan peran tersebut dirinya meminta jajaran perkebunan, baik aparatur pemerintah, petani, pengusaha untuk terus melakukan terobosan yang inovatif dan kreatif.

“Turun naik harga itu biasa, itu hukum ekonomi, jadi jangan membuat kita lemah bahkan putus asa. Sebaliknya, jadikan tantangan untuk terus berinovasi,”terangnya

Lanjutnya, untuk menghasilkan komoditas unggulan sebagai bahan baku industri hilir, tidak cukup sampai disitu ternyata peran sektor perkebunan mencakup juga aspek sosial dan ekonomi serta lingkungan.

Sementara, menciptakan sistem ekonomi kerakyatan melalui mengembangkan usaha perkebunan hendaknya dilakukan secara komprehensif dengan melihat keterkaitan hulu-hilir terutama aspek pemasaran, sehingga petani tidak dihadapkan pada masalah harga.

Dirinya berharap, semua komponen masyarakat perkebunan segera melakukan upaya-upaya untuk bisa menjaga suasana perkebunan agar nilai elestitasnya tinggi.

 

  

  

  

Teks Foto : Gubernur Kaltim H Isran Noor membuka Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Dan Pengelolaan Dana Desa yang berlangsung di Ballroom Hotel Mesra Samarinda, Selasa (25/2). Isran Noor berharap pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa 2020 benar-benar dapat mewujudkan percepatan penyaluran dana desa di Kaltim.

Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur mengadakan rapat koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan pembangunan perkebunan tahun 2020 dengan tema “Meningkatkan Harga dan Nilai Tambah Komuditas di Tingkat Petani” di Hotel Midtown Samarinda, (25/2/2020).

 

 

 

 

 

 

Samarinda—Ketua TP PKK Kaltim, Hj Norbaiti Isran Noor menghadiri kegiatan Safari KB dan Gebyar IVA Test Kecamatan Sungai Pinang di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Dinas Sosial Kaltim di Jalan Remaja Samarinda. Selasa (25/2)

Istri Gubernur Kaltim, H Isran Noor ini sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para ibu.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama para ibu. Karena terus terang saja, di Indonesia ini, penyakit dengan risiko kematian tertinggi bagi para ibu adalah kanker serviks dan kanker payudara,” kata Norbaiti saat memberi arahan.

IVA Test dilakukan sebagai deteksi dini agar penyakit tidak berlanjut. Sebab biasanya kanker leher rahim ini baru terdeteksi setelah stadium lanjut.

“IVA Test ini gratis dan ibu-ibu bisa langsung dapat hasilnya, sehingga jika terdeteksi ada penyakit kanker leher rahim, maka segera dibawa ke rumah sakit. Inilah manfaat IVA Test ini. Karena itu, ibu-ibu harus manfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya,” pesan Norbaiti.

Target di Kalimantan Timur sendiri sebanyak 4.000 kegiatan IVA Test.

Acara dihadiri istri Wakil Walikota Samarinda, Siti Saniah Barkati, Camat Sungai Pinang, Hj Siti Hasanah, Plh Kepala UPTD PSTW, Rudi Haryanto dan para pengurus Persit dan Bhayangkari Kota Samarinda, serta para kader PKK Kecamatan Sungai Pinang.

Samarinda-  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesabangpol) Provinsi Kalimantan Timur adakan Seminar Bela Negara. Seminar yang bertempat di Kantor Gubernur lantai 2 Gedung B Kesbangpol, diikuti siswa/siswi SMA dan Mahasiswa Se Kota Samarinda Selasa (25/2).

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kaltim, Yudha Pranoto mengungkapkan dalam sambutan pembuka seminar bela negara sudah seharusnya di negara Indonesia ini , terjalin sikap harmonisasi, dimana kaum mayoritas melindungi kaum minoritas . Sehingga terjalin kehidupan yang harmonis dalam perbedaan dan keragaman.

Lanjut ia katakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita semua untuk memupuk dan mempertebal rasa kebangsaan dan cinta tanah air NKRI. Sebagai generasi muda penerus bangsa harus melakukan kegiatan positif. Untuk memajukan negara.Sekecil apa pun tindakan positif untuk bangsa ,akan berdampak di kemudian hari.

Di zama moderenisasi ini, rasa cinta tanah air dan bela negara kian menyusut. Hal ini tergerus oleh sikap individualisme ,menonjolkan kepentingan kelompok dalam arti sempit dengan mengutamakan sentimen indentitas yang bersifat SARA, bebernya.

Sikap seperti ini justru mendorong dan menurunkan persatuan dan kesatuan bangsa. Sudah sepatutnya jiwa patriot dan nasionalisme terus di tanamkan ke generasi muda saat ini, khususnya kaum Milenial. Bela negara adalah tekad, sikap dan perilaku warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh, terpadu, tegasnya.

Di akhir pidatonya beliau menyampaikan pesan Gubernur Kaltim dan mengajak para siswa SMA dan Mahasiswa untuk menyukseskan pilkada 2020 Di Kaltim karena ini merupakan salah satu bukti cinta kepada tanah air khususnya di Benua Etam .

“Serukan kepada rakyat kaltim untuk menyalurkan Hak pilihnya pada pilkada serentak, pada 23 september 2020 , jangan Golput. Karena golput bukan pilihan,” pesannya.

Samarinda – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur mengadakan rapat koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan pembangunan perkebunan tahun 2020 dengan tema “Meningkatkan Harga dan Nilai Tambah Komuditas di Tingkat Petani” di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, (25/2/2020).

Pembangunan perkebunan saat ini tidak hanya difokuskan pada sektor hulu namun juga memperhatikan sektor hilir. Salah satu cara ialah meningkatkan pengelolaan pasca panen dan nilai tambah produk perkebunan agar produk perkebunan dapat bersaing dipasar nasional dan internasional.

“Rakor ini ditujukan untuk melakukan evaluasi apa yang sudah kita capai dalam melakukan pembangunan perkebunan satu tahun kebelakang dan dalam rakor ini juga akan mempercepat upaya-upaya pelaksanaan kegiatan untuk tahun 2020” Jelas Kadis Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad.

Diharapkan pada rakor ini menjadi wahana komunikasi lembaga terkait dalam mengevaluasi dan menyiapkan rencana program kegiatan dalan mendukung semua pihak.

“Kam juga akan membahas isu-isu kemudian hal yang terkait dengan design rencana kegiatan perkebunan untuk tahun 2021”, Tambah Ujang.

Nara sumber pada acara kali ini adalah dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementrian Pertanian RI, Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Balai karantina pertanian dan Peserta Disbun kabupaten/kota se kaltim, penggiat pertanian , asosiasi perkebunan, mitra kerja pembangunan dan perbankan.

Usai Rapat Koordinasi ini para peserta akan melaksanakan studi tiru ke Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 26 – 29 Februari 2020.

BALIKPAPAN –Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, menekankan agar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan OPD di lingkup Pemprov Kaltim tidak hanya sebatas formalitas atau di atas kertas saja, dalam arti rakor harus ada tindak lanjut berupa kerjasama dan koordinasi secara berkesinambungan antara OPD Provinsi dengan Kabupaten/kota, sehingga dengan begitu out put dari rakor yang dilaksanakan tersebut benar-benar bisa dirasakan masyarakat luas.

“Kerjasama dan koordinasi antara OPD Provinsi dengan Kabupaten/kota harus dibangun, tentunya melalui ajang rakor diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang dapat terus ditindaklanjuti secara berkesinambungan, dan tidak hanya selesai di atas kertas saja tanpa ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” tegas Wagub dalam sambutannya saat membuka Kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Kesejahteraan Sosial Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kaltim di Jatra Hotel, Balikpapan, Selasa (25/2) pagi.

Lebih lanjut Wagub kembali menekankan pentingnya sebuah koordinasi dan kerjasama yang baik dalam melaksanakan program kerja, khususnya dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial di Kaltim yang memerlukan peran serta dan kerjasama yang baik khususnya di lingkup Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/kota.

“Jangan pernah merasa hebat sendiri, karena tanpa bantuan atau kerjasama dengan orang lain, kita bukan siapa-siapa , bangun kerjasama yang baik di internal OPD, dengan begitu maka akan tumbuh kesadaran yang lebih untuk menjalankan tugas dan kewajiban khususnya dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial di Kaltim,” Jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mengingatkan pentingnya kerja tulus, ikhlas dan penuh cinta sebagai landasan awal dalam menjalankan komitmen bersama demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

“Dengan kerja keras, tulus, iklas dan penuh cinta serta doa maka pekerjaan akan semakin mudah dikerjakan dan kita akan memiliki kekuatan lebih untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat,” tegas Wagub.

Sementara itu, Kadis Sosial Kaltim, H.M. Agus Hari Kesuma, dalam laporannya menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 165 peserta, terdiri dari perwakilan Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim, serta organisasi dan mitra Dinas Sosial.

Adapun untuk nara sumber kegiatan, terdiri dari Biro Perencanaan Program Kementerian Sosial RI, BPKAD dan Dinas Sosial Kaltim.

Sebagai informasi, acara pembukaan kegiatan Rakornis Kesos 2020 tersebut dihadiri sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemprov Kaltim, Kadis Sosial se Kaltim serta perwakilan dari DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota se Kaltim.