Samarinda—- Gubernur Kaltim, H. Isran Noor membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Program Pembangunan Perkebunan Kaltim 2020 di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, Rabu (25/2). Isran mengakui sub sektor perkebunan sangat diandalkan dan memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, sub sektor perkebunan memiliki potensi yang besar khususnya melalui usaha perkebunan rakyat dan perkebunan besar untuk menghasilkan komoditas unggulan sebagai bahan baku industri hilir.

“Komoditi perkebunan adalah komoditi ekspor, kita harus segera melakukan tranformasi ekonomi dari produk primer ke produk sekunder, sehingga masyarakat menikmati nilai tambah dari komoditas yang mereka produksi,” ujarnya

Upaya pencapaian dalam menjalankan peran tersebut dirinya meminta jajaran perkebunan, baik aparatur pemerintah, petani, pengusaha untuk terus melakukan terobosan yang inovatif dan kreatif.

“Turun naik harga itu biasa, itu hukum ekonomi, jadi jangan membuat kita lemah bahkan putus asa. Sebaliknya, jadikan tantangan untuk terus berinovasi,”terangnya

Lanjutnya, untuk menghasilkan komoditas unggulan sebagai bahan baku industri hilir, tidak cukup sampai disitu ternyata peran sektor perkebunan mencakup juga aspek sosial dan ekonomi serta lingkungan.

Sementara, menciptakan sistem ekonomi kerakyatan melalui mengembangkan usaha perkebunan hendaknya dilakukan secara komprehensif dengan melihat keterkaitan hulu-hilir terutama aspek pemasaran, sehingga petani tidak dihadapkan pada masalah harga.

Dirinya berharap, semua komponen masyarakat perkebunan segera melakukan upaya-upaya untuk bisa menjaga suasana perkebunan agar nilai elestitasnya tinggi.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *