Samarinda – Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hamdani menyebut kebijakan percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa dimaksudkan untuk mendorong bagaimana uang yang masuk ke desa dibelanjakan di masyarakat.

“Dana yang dibelanjakan baik dari APBN, APBD maupun APBDes jadi investasi daerah dan memberi dampak menggerakan ekonomi masyarakat,” ujar Hamdani saat menyampaikan paparan Mendagri RI pada pembukaan Raker Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa di Ballroom Hotel Mesra Samarinda, Selasa (25/2).

Terlebih kebijakan penyaluran dana desa sudah dapat dilakukan sejak awal Januari, sehingga uang yang ada bisa segera dibelanjakan dimasyarakat.

Sasarannya memperkuat pondasi pembangunan desa dan SDM. Dana desa dapat dimanfaatkan untuk penetapan dan penegasan peta batas desa serta fokus pada penanganan stunting dan kegiatan ekonomi produktif.

Sementara Kasub Direktorat Fasilitas Kelembagaan Pendukung Perangkat Desa Ditjen Pemerintahan Desa Kemendagri, Dedi Wanarman dalam laporannya menyebut Kemendagri diamanahi melakukan koordinasi, pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemdes dengan sistematis.

“Raker salah satunya, bertujuan mengoptimalkan, mensinergikan pemda dan forkompinda dalam rencana percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa untuk menciptakan ketahanan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan kegiatan ini diharap dan dipahami prioritas penggunaan dana desa dan peraturannya,” ucapnya.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi membuka Rapat Kerja Daetah Program Banggakencana (pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020. Mengambil tema “Banggakencana dalam era milenial untuk Kalimantan Timur Berdaulat dan Indonesia maju, sejahteta serta berkeadilan. Acara berlangsung di Ballroom Hotel Selyca Mulia Samarinda, Selasa (26/2/2020).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemilihan Duta Pemuda Kota Samarinda berlangsung dari tanggal 26-27 Februari 2020 di Hotel Amaris Samarinda

Tes wawancara meliputi kemampuan berbahasa inggris, keahlian prakarya, ilmu pengetahun umum, kesenian dan bakat


 

SAMARINDA — Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 dengan tema Percepatan Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Dalam Menopang Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat Untuk Kaltim Berdaulat Indonesia Maju berlangsung di Ballroom Hotel Mesra, Rabu (26/2).

Raker bertujuan untuk mendorong daerah melakukan percepatan penyaluran Dana Desa sesuai ketentuan Permendes PDTT No11/2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2020 yang membaginya dalam tiga tahap, yakni tahap I 40 persen (Januari-Juni), tahap II 40 persen (Maret-Agustus), dan tahap III 20 persen (Juli-Desember) untuk reguler.

“Kita sekarang berpacu dalam harapan masyarakat dan pemerintah dengan pekerjaan yang lebih cepat. Kecepatan yang dinginkan adalah kecepatan yang berkualitas,”jelas Isran saat membuka sambutannya.

Gubernur Kaltim Isran Noor menyebutkan bahwa secara umum Kalimantan Timur berkualitas dalam penyaluran dan pemanfaatan dana desa. Terbukti dari persyaratan dalam pelaksanaan ditahun 2019 hampir 100% namun dikarenakan masih ada 4 desa yang memiliki masalah hukum menjadi tugas bagi Pemerintah Provinsi Kaltim agar ke 4 desa tersebut dapat kembali mendapatkan dana desa.

“1 desa sudah ditindaklanjuti secara hukum sehingga mendapatkan kembali penyaluran dana desa, semoga 3 desa lainnya dapat segera diselesaikan”,tegas Isran.

Harapannya dengan Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa di Tahun 2020 dapat digunakan seduai dengan fungsinya dan tidak disalahgunakan yang berujung kepada korupsi. Hal ini mengingat korupsi tidak terjadi apabila tidak ada niat namun meskipun tidak ada niat dari perilaku jika kesempatan terbuka dengan lebar maka korupsi itu pun akan terlaksana. (DISKOMINFO/Lely)

Samarinda- Tahun 2020 ini Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan sensus penduduk yang dilakukan 10 tahun sekali. Dan ini adalah pertama kali BPS menggunakan metode survey secara online. Artinya penduduk mengisi data kependudukan secara online sehingga petugas tidak lagi datang ke rumah untuk pendataan.

Untuk mendukung program nasional yang dilaksanakan sejak 15 Februari hingga 21 Maret ini, Kanwil Kementerian Agama Kaltim menyambut baik tawaran BPS untuk melakukan sosialisasi pengisian data penduduk secara online. Seluruh pegawai diarahkan untuk mengikuti kegiatan sosialisasi sekaligus mengisi langsung data sensus di Aula Kanwil, Selasa (25/02).

Kabag TU, H. Mohlis didampingi Kasubbag Perencanaan dan Data Rudi Kartono menyambut 7 orang Tim dari BPS yang dipimpin oleh Marinda Dama Prianto, Statistisi Madya dari BPS Prov. Kaltim. Dalam arahannya H. Mohlis menekankan kepada seluruh pegawai agar mendukung program ini dengan berpartisipasi mengisi data sensus online sampai selesai. Ia juga meminta kepada Tim BPS agar membimbing prosesnya hingga dapat dipastikan data sensus berhasil terkirim. Dikatakan bahwa data hasil sensus sangat penting untuk keperluan dalam mengambil kebijakan terkait pembangunan. Misalnya data penduduk berdasarkan agama dan usia diperlukan untuk pembangunan madrasah, maupun penetapan kuota calon jamaah haji.

Para pegawai yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan petugas BPS juga dengan sabar membantu jika ada yang kesulitan. Marinda juga berpesan agar Pegawai Kanwil Kemenag Kaltim berperan aktif mensosialisasikan Sensus Penduduk Online 2020 kepada warga Kemenag lainnya yang berada pada Satuan Kerja di bawah Kanwil dan juga kepada masyarakat secara umum. (Nop)

 

Balikpapan –Test Kemampuan Dasar (TKD) CPNS Kemenag Kaltim yang digelar sejak 18 Februari lalu telah berakhir, Senin (24/02). Hal ini ditandai dengan serah terima berita acara TKD dari Tim CAT BKN yang diserahkan oleh Plt. Kepala UPT BKN Balikpapan, Surya Addy Saputra kepada Kanwil yang diterima oleh Sabransyah selaku Sekretaris Panitia Pengadaan CPNS 2019 Kanwil.

Dilaporkan oleh panitia, selama 7 hari telah dilaksanakan test sebanyak 27 sesi, dengan peserta rata rata 50 peserta tiap sesi. Tercatat peserta CPNS yang lulus berkas sebanyak 1303 orang, namun jumlah ini berkurang karena 300 peserta tidak hadir.

Saat dimintai keterangan usai serah terima, Sabransyah sampaikan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan TKD berjalan lancar. “Alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti, sistem sejak pengambilan PIN peserta hingga CAT lancar, peserta juga tidak ada yang sakit saat test,” terangnya. Terpantau selama test ada sekitar 5 orang calon peserta yang datang terlambat dan tidak bisa ikut test karena sistem pengambilan PIN sudah ditutup.

Panitia juga menerangkan bahwa peserta yang sudah lulus passing grade nanti akan dirangking lagi sesuai formasi. Selanjutnya mereka akan mengikuti Test Kemampuan Bidang (TKB) yang diperkirakan dilaksanakan pada bulan Maret, mengenai kepastiannya kapan BKN yang akan mengumumkan secara resmi.

Setelah TKD CPNS Kanwil Kemenag Kaltim, hingga besok (25/02) di lokasi yang sama akan dilanjutkan dengan TKD CPNS IAIN Samarinda yang juga merupakan Satuan Kerja di bawah Kemenag. (Nop)

Samarinda—- Gubernur Kaltim, H. Isran Noor membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Program Pembangunan Perkebunan Kaltim 2020 di Ballroom Hotel Midtown Samarinda, Rabu (25/2). Isran mengakui sub sektor perkebunan sangat diandalkan dan memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, sub sektor perkebunan memiliki potensi yang besar khususnya melalui usaha perkebunan rakyat dan perkebunan besar untuk menghasilkan komoditas unggulan sebagai bahan baku industri hilir.

“Komoditi perkebunan adalah komoditi ekspor, kita harus segera melakukan tranformasi ekonomi dari produk primer ke produk sekunder, sehingga masyarakat menikmati nilai tambah dari komoditas yang mereka produksi,” ujarnya

Upaya pencapaian dalam menjalankan peran tersebut dirinya meminta jajaran perkebunan, baik aparatur pemerintah, petani, pengusaha untuk terus melakukan terobosan yang inovatif dan kreatif.

“Turun naik harga itu biasa, itu hukum ekonomi, jadi jangan membuat kita lemah bahkan putus asa. Sebaliknya, jadikan tantangan untuk terus berinovasi,”terangnya

Lanjutnya, untuk menghasilkan komoditas unggulan sebagai bahan baku industri hilir, tidak cukup sampai disitu ternyata peran sektor perkebunan mencakup juga aspek sosial dan ekonomi serta lingkungan.

Sementara, menciptakan sistem ekonomi kerakyatan melalui mengembangkan usaha perkebunan hendaknya dilakukan secara komprehensif dengan melihat keterkaitan hulu-hilir terutama aspek pemasaran, sehingga petani tidak dihadapkan pada masalah harga.

Dirinya berharap, semua komponen masyarakat perkebunan segera melakukan upaya-upaya untuk bisa menjaga suasana perkebunan agar nilai elestitasnya tinggi.

 

  

  

  

Teks Foto : Gubernur Kaltim H Isran Noor membuka Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Dan Pengelolaan Dana Desa yang berlangsung di Ballroom Hotel Mesra Samarinda, Selasa (25/2). Isran Noor berharap pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa 2020 benar-benar dapat mewujudkan percepatan penyaluran dana desa di Kaltim.

Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur mengadakan rapat koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan pembangunan perkebunan tahun 2020 dengan tema “Meningkatkan Harga dan Nilai Tambah Komuditas di Tingkat Petani” di Hotel Midtown Samarinda, (25/2/2020).