Samarinda—- Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad mengatakan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) merupakan gerakan peningkatan ekspor untuk menyatukan kekuatan seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir.

“Gerakan ini mampu meningkatkan ekspor komoditas perkebunan,” katanya belum lama ini di Samarinda.

Selain itu, Gerakan tiga kali ekspor ini mampu mempercepat laju ekspor komoditas perkebunan menuju ekosistem pertanian yang modern.

Dimana pada pola ini didalamnya sudah menggunakan dan memanfaatkan teknologi, inovasi, digitalisasi, riset dan  jejaring dengan melibatkan para milenial muda serta kerjasama yang kuat dengan semua pihak.

Terkait dengan Gratieks, sesuai keinginan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menargetkan ekspor untuk sejumlah komoditas perkebunan tumbuh tiga kali lipat dalam lima tahun ke depan, seperti kopi, kelapa, lada, pala dan vanili. Sementara disebutkannya, komoditas unggul perkebunan Benua Etam ada lima, yakni kelapa, kopi, kakao, lada dan kelapa sawit.

Lanjutnya, seperti yang diketahui bahwa Kaltim menjadi salah satu daerah penghasil lada. Tentu program nasional ini bisa memotivasi petani pekebun lada di daerah. Khususnya berupaya meningkatkan produksi dan produktifitas lada mereka.

“Untuk itu kita juga akan terus mendorong peningkatan produksi komoditas unggul perkebunan, selain kelapa sawit yang sangat mendominasi subsektor perkebunan,” ungkapnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *