Samarinda—- Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Januari 2020 mencapai 50,84 persen atau turun sebesar 13,06 poin dibanding bulan sebelumnya.

” TPK bulan Januari mengalami pemurunan dibandingkan bulan Desember 2019 sebesar 63,90 persen,” hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kaltim Anggoro Dwithjahyono, belum lama ini di Samarinda.

Anggoro menyebutkan pada bulan Januari 2020 hotel berbintang 2 mengalami raihan TPK tertinggi yaitu mencapai 56,62 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel berbintang 1 yang hanya mencapai 27,41 persen, sementara hotel berbintang 3, berbintang 4 dan berbintang 5 mencatat TPK masing-masing sebesar 52,32 persen, 48,81 persen, dan 51,64 persen.

Sementara, TPK hotel berbintang 5 pada bulan Januari 2020 mengalami penurunan sebesar 16,55 poin bila dibandingkan bulan Desember 2019, yaitu dari 68,19 persen menjadi 51,64 persen. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 10,68 poin, yaitu dari 40,96 persen menjadi 51,64 persen.

Menurutnya, secara umum rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Kalimantan Timur selama bulan Januari 2020 mengalami penurunan sebesar 0,04 hari dari rata-rata lama tamu menginap bulan Desember 2019, yakni dari rata-rata 1,52 hari menjadi 1,48 hari. Penurunan tersebut terjadi karena rata-rata lama menginap tamu nusantara pada Januari 2020 dibanding Desember 2019 mengalami penurunan sebesar 0,05 hari. Kenaikan sebesar 0,06 hari pada ratarata lama menginap tamu mancanegara tidak cukup mendongkrak rata-rata lama tamu menginap secara total.

Selain itu, jelasnya rata-rata lama menginap tamu mancanegara pada bulan Januari 2020 dibanding Januari 2019 mengalami penurunan sebesar 0,44 hari, sedangkan pada rata-rata lama menginap tamu nusantara mengalami penurunan sebesar 0,61 hari. Dari keseluruhan tamu hotel yang ada, ratarata lama menginap di hotel berbintang pada bulan Januari 2020 mengalami penurunan sebesar 0,60 hari jika dibandingkan Januari 2019.

Lanjutnya, apabila diamati dari perkembangan rata-rata lama menginap tamu setiap bulannya pada hotel berbintang pada kurun waktu Januari 2019 – Januari 2020, maka rata-rata lama menginap tamu paling tinggi terjadi pada bulan Januari 2019 yaitu sebesar 2,08 hari sedangkan bulan Januari 2020 seperti mengulang rata-rata lama tamu menginap pada Bulan November 2019 hanya mencapai 1,48 hari dan menjadi rata-rata lama menginap tamu paling rendah pada kurun waktu tersebut.

Tambahnya jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke wilayah Kalimantan Timur pada bulan Januari 2020 tercatat sebanyak 204 kunjungan yang berarti sama dengan jumlah kunjungan pada bulan Desember 2020. Sementara itu jumlah wisman pada Januari 2020 jika dibandingkan dengan Januari 2019 mengalami penurunan 2 kunjungan.

Menurut asal regional negara wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kaltim pada bulan Januari 2020 didominasi oleh wisatawan asal ASEAN. Peranan regional ASEAN tersebut mencapai 49,5 persen terhadap total kunjungan wisman pada bulan Januari 2020.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *