Balikpapan—– Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim, HM. Sa’bani mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan akan menyiapkan enam orang Penjabat (Pj) Bupati/Walikota untuk menggantikan bupati definitif yang memasuki masa cuti mengikuti tahapan pelaksanaan Pilkada serentak.

“Ada 6 yang kita siapkan. 5 Pj Bupati dan 1 Pj Walikota yang kepala daerahnya maju sebagai calon incumben atau petahana,” sebutnya pada Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik Daerah (TP3D) se Kaltim, di Ballroom Platinum Hotel & Compention Hall, Senin (9/3)

Menurutnya, Untuk Kaltim, lanjut Sa’bani, sembilan dari 10 kabupaten/kota akan menggelar Pilkada Serentak 2020, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Berau, Paser, Kutai Timur, Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Dari sembilan kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada di Kaltim enam daerah diantaranya akan dipersiapkan Pj bupati/walikota yaitu Kabupaten Berau, Kutim, Bontang, Kubar, Kukar dan Kabupaten Mahulu.

Pada posisi sekarang ini, ucapnya bupati dan walikota yang berakhir jabatannya sebelum tahun 2024 akan ditunjuk Penjabat (Pj) kepala daerahnya. Begitu juga kabupaten dan kota yang sekarang incumben keduanya ikut Pilkada serentak, mereka juga harus cuti selama proses kampanye, sehingga akan ditunjuk penjabat-penjabat kepala daerahnya.

Untuk itu, mengenai Pj kepala daerah, jelas Sa’bani akan segera melapor perihal pengangkatan Pj Bupati/Walikota dimaksud kepada Gubernur Kaltim dan secara bertahap mengajukan ke Kemendagri setelah mempersiapkan dengan baik calon-calon yang akan diusulkan. Sedangkan penetapannya tetap menjadi kewenangan pusat, daerah sifatnya hanya mengusulkan.

“Kalau bisa yang mengisi jabatan Pj dari Kaltim, apalagi jumlahnya hanya enam, saya fikir cukup pejabat yang ada di Kaltim,” tuturnya

Oleh karena itu, masyarakat di masing-masing daerah yang ditunjuk Penjabatnya, dirinya berharap dapat membackup dan pendukung Penjabatnya dalam menjalankan pemerintahan.

“Pj kepala daerah, harus netral itu yang paling penting, termasuk melaksanakan roda pemerintahan, menjaga kondusifitas daerah pada saat proses kampanye,” pintanya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *