SAMARINDA- Pemprov Kaltim melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Benua Etam.
Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Kerajinan rotan dan mebel rotan angkatan 1, yang digelar sejak 17-21 Maret 2020, dipusatkan di UPTD Pelatihan Koperasi Disperindagkop dan UKM Kaltim, Jalan DI Pandjaitan Samarinda, Selasa (17/3/2020).

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim, H Fuad Assadin mewakili Gubernur Kaltim, Dr H Isran Noor ketika membuka kegiatan mengatakan, pelaksanaan ini sebagai upaya pemerintah untuk memanfaatkan bahan baku yang berasal dari Benua Etam. Sehingga dapat dikemas dan dikembangkan menjadi bahan kerajinan dan mebel, yaitu rotan.
“Selama ini tumbuhan rotan hanya bisa kita ekspor sebagai bahan mentah saja. Sekarang, kenapa tidak kita sendiri yang mengolah. Karena itu, sekarang kita coba menggali potensi ini,” kata Fuad Assadin.
Menurut Fuad, SDM di Kaltim ada bakat untuk mengolah bahan tersebut menjadi bahan olahan yang siap dikembangkan dengan kualitas bagus. Karena itu, pelatihan ini dilaksanakan. Meski demikian, pelatihan bukan kali ini saja, tetapi sudah beberapa kali digelar. Diharapkan, peserta yang mengikuti dapat menerima dan manerapkan ilmu yang diberikan para narasumber.
“Peserta terbagi dua, ada pelatihan kerajinan dan pelatihan mebel rotan. Masing-masing pelatihan diikuti 30 peserta. Semoga program ini bermanfaat,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini bagian dari Pemprov Kaltim menyiapkan SDM yang mampu bersaing ketika ibu kota negara (IKN) betul-betul terwujud di Benua Etam. Sehingga kerajinan maupun mebel rotan akan dikembangkan oleh SDM berkualitas asal dari Kaltim.
Peserta merupakan pelaku usaha dari tujuh kabupaten/kota se Kaltim, yaitu Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, Kutai Barat, PPU dan Mahulu. (humasprovkaltim)
WWW.KALTIMPROV.GO.ID

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *