Bontang — Pemkot menempuh langkah cepat guna memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Bontang. Terlebih usai penetapan seorang warga Bontang positif terpapar COVID-19.

Dalam waktu dekat, Pemkot Bontang akan memasang wastafel portabel di penjuru kota dan sejumlah ruang publik. Seperti pasar, terminal, pelabuhan, dan hingga trotoar jalan raya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menuturkan hingga Rabu (25/3/2020) malam, sudah ada lima wastafel portabel siap diedarkan. Ini terbilang cepat, mengingat pengerjaan wastafel baru dilakukan Senin (23/3/2020) petang. Seusai COVID-19 dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Pihaknya berencana memperbanyak wastafel portabel tersebut. Agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat lebih luas, menyeluruh, dan terpenting, penyebaran COVID-19 di Bontang diminalisir.

”Sementara baru lima yang jadi. Rencana mau kita diperbanyak. Doakan semoga bisa secepatnya,” ujar Wali Kota Neni kala dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (25/3/2020) malam.

Wastafel portabel itu nantinya dilengkapi penampung air berkapasitas 800 liter. Secara berkala PDAM Tirta Taman bakal memasok air untuk seluruh wastafel yang disebar. Pun bakal selalu ada cairan pencuci tangan disediakan. Berikut instruksi mencuci tangan yang baik dan benar.

Sebelumnya, untuk mencegah penyebaran virus corona, Pemkot Bontang telah mengeluarkan surat edaran. Diantaranya memindahkan proses belajar ke rumah (Study from home) untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai pendidikan dasar hingga menengah atas.

Menerapkan sistem kerja dari rumah (Work From Home/WTH) 19 OPD sejak Senin (23/3/2020). Meminta seluruh rumah ibadah di Bontang meniadakan sementara ibadah berjamaah. Serta, melarang kegiatan yang melibatkan massa.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *