Samarinda–Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX 2020 di Papua nampaknya akan menemui beberapa kendala.

Pasalnya sejak mewabahnya Virus Corona atau covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia, berimbas terhadap persiapan atlet Kalimantan Timur (Kaltim) tak tertinggal untuk cabor kriket.

Sejak Senin (23/3/2020) lalu seluruh atlet kriket Kaltim yang berlatih bersama di Samarinda diminta untuk berlatih di rumah (Cricket From Home) dahulu sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sekretaris Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim Budhi Iriawan mengatakan, langkah meniadakan latihan bersama untuk sementara waktu guna mencegah penyebaran Virus semakin meluas,
mengingat Komplek Stadion Madya Sempaja tempat atlet kriket berlatih juga ditutup untuk seluruh aktivitas.

“Sebenarnya atlet sempat latihan saat Virus Corona sudah mewabah, tapi intensitasnya dikurangi. Karena Komplek Stadion Madya Sempaja ditutup, jadi kita putuskan atlet latihan di rumah masing-masing dulu,” ujarnya, Kamis (26/3).

Bahkan, PCI pusat telah mengeluarkan imbauan Cricket From Home, agar untuk sementara waktu ini atlet menggelar latihan di rumah.

Karena wabah tersebut, rencana mengumpulkan seluruh atlet di Samarinda juga gagal terlaksana.
Padahal, sesuai rencana awal, atlet akan berkumpul di Samarinda pada 20 Maret 2020.

Bahkan, agenda try out ke sejumlah daerah di dalam negeri dan luar negeri juga terancam batal.

“Terdapat 3 atlet asal Balikpapan, 2 atlet asal Nunukan, 1 atlet asal Berau dan 8 atlet asal Samarinda. Karena virus ini, kita minta untuk bertahan dulu di daerahnya masing-masing,” ucapnya.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *