Samarinda—Menghadapi bulan Ramadhan,Pemerintah Kota Samarinda sepakat tidak ada membuka pasar Ramadhan, tetapi akan dilakukan jualan secara online.

Guna memudahkan hal itu Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda resmi merilis sebuah sistem aplikasi jualan secara online  yang di beri nama Behambinan.

Kepala Diskominfo Kota Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, mengatakan ketika bulan puasa tiba, pasar ramadhan kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk membeli makanan buka puasa.

Ia menuturkan, dengan adanya sistem belanja online ini bertujuan untuk mengurangi physical distancing ditengah wabah virus Corona atau Covid-19.

“Kominfo membantu masyarakat untuk tetap berjualan melalui online,” tutur Dayat sapaan akrabnya, Rabu (1/4).

Ia juga menjelaskan nama aplikasi tersebut di ambil dari bahasa daerah yakni bahasa Banjar yang berarti ‘saling menggendong dan saling menghidupi’.

Diketahui aplikasi ini hampir sama seperti fitur jual beli online pada umumnya.

“Nanti Para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Samarinda akan diajak untuk bergabung, market place. seluruhnya kita persilahkan untuk mendaftar,” terangnya.

Namun, para UMKM tersebut akan dikurasi terlebih dahulu. Gunanya untuk mengecek apakah layak atau tidak dimasukkan ke dalam aplikasi itu.

“Kami juga tidak mau aplikasi itu dikuasai oleh pengusaha besar, kita maunya semua orang saling bantu satu sama lain,” pungkasnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *