Samarinda—Dampak wabah virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas di Indonesia, hampir membuat semua sektor ikut mengalami kerugian, salah satunya dunia olahraga Cabor Dayung Kalimantan Timur (Kaltim).

Hampir seluruh agenda kejuaraan tertunda, apalagi perhelatan pesta olahraga 4 tahun sekali yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua sudah semakin dekat.

Mengingat KONI Kaltim telah melakukan lockdown untuk semua kegiatan keolahragaan seperti latihan, turnamen, kejuaraan lain-lain dan menggantinya dengan latihan secara mandiri di rumah masing-masing.

Wakil Sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kaltim, Hendro Prawoto mengungkapkan, selama Virus Corona mewabah, telah sepekan atlet dayung di Kaltim tidak melakukan latihan di air.

Namun latihan hanya dilakukan di darat, di ruangan tertutup dengan aturan kebersihan yang lebih diperketat, serta ketentuan menjaga jarak.

“Latihan tetap dilakukan, tapi latihan di air sudah tidak lagi kita lakukan, karena kalau latihan di air, otomatis jarak antara atlet sangat dekat, makanya sekarang kita latihan di darat saja,” ucapnya, Selasa (31/3).

Selama tidak berlatih menggunakan perahu di air, atlet dayung menggunakan ergometer yang fungsinya menyerupai gerakan mendayung.latihan tersebut dikombinasikan dengan latihan peningkatan fisik, serta beban dengan alat fitnes.

Dirinya menjelaskan, walaupun latihan bersama tetap dilaksanakan, namun pihaknya mengurangi hari latihan. Biasanya latihan dilakukan enam hari dalam sepekan, sekarang hanya tiga hari saja, yakni Selasa, Kamis dan Sabtu.

“Dengan kondisi seperti ini kita tetap menggelar latihan, karena jika tidak latihan, kondisi fisik atlet bisa turun drastis,” jelasnya.

Untuk diketahui, cabor dayung merupakan salah satu cabor di Kaltim yang berhasil lolos ke PON 2020 Papua. Dan, saat ini seluruh atlet tetap melaksanakan latihan di tengah ancaman Virus Corona.

Total terdapat 22 atlet dayung yang lolos ke PON Papua, 11 diantaranya menggelar latihan bersama di Kutai Kartanegara, sedangkan atlet lainnya menggelar latihan di daerah asalnya masing-masing, diantaranya di Kutai Barat, Paser dan Kota Balikpapan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *