Balikpapan – Turut mendukung ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan di tengah wabah Covid-19, jajaran Polda Kaltim dan Kodam VI Mulawarman bersinergi melakukan aksi sosial donor darah di Mako Polda Kaltim, Senin (13/4/2020).

Kegiatan donor darah tersebut digelar dalam Operasi Amanusa II 2020 dan solidaritas TNI-Polri. Pada kegiatan bakti sosial donor darah, Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono bersama Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta didampingi Wakapolda Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan beserta pejabat utama Polda Kaltim turut mendonorkan darahnya.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yahya Suryana mengatakan, pelaksanaan bakti sosial donor darah kali ini diselenggarakan Biddokkes Polda Kaltim bekerjasama dengan PMI Kota Balikpapan.

“Kapolda, Kasdam, dan Wakapolda serta seluruh personel Polda Kaltim yang memenuhi syarat kesehatan ikut dalam aksi donor darah ini,” katanya.

Pada kegitan tersebut masing-masing Polres dan Polairud Polda Kaltim mengirimkan personelnya untuk melakukan donor darah. Diantaranya 70  personel Polda Kaltim, 52 personel dari Polairud, 52 personel dari Polresta Samarinda, 58 personel dari Polresta Balikpapan dengan jumlah total 232 personel.

Kombes Pol Ade Yahya Suryana juga membeberkan kegiatan donor darah dari masing-masing Polres akan menyusul dan rencana donor darah selanjutnya antara lain Mako Satbrimob Polda Kaltim 70 orang, dan Polda Kaltim tahap 2 sebanyak 70 orang.

“Jadi ini kita lakukan secara bertahap, untuk jajaran TNI dari Kodam VI Mulawarman hari ini juga turut serta melaksanakan donor darah. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari,” ujarnya

Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran Covid-19 dengan cara tetap di rumah saja dan menjaga kesehatan, serta berolahraga. Apabila terpaksa harus berpergian ke luar rumah wajib menggunakan masker.

Balikpapan – Merebaknya wabah covid-19 atau virus Corona diseluruh daerah termasuk di Kota Balikpapan Kalimantan Timur saat ini telah menimbulkan kekhawatiran kepada seluruh masyarakat.

Bahkan dampak dari virus mematikan ini membuat perekonomian masyarakat mengalami penurunan secara drastis.

Pasca pemberlakuan pengetatan sosial serta penutupan sejumlah pusat keramaian, hotel, dan pertokoan di Kota Balikpapan Kalimantan Timur saat ini berpengaruh terhadap pendapatan warga.

Sehingga hal tersebut sangat dibutuhkan uluran tangan dari seluruh elemen masyarakat dalam membantu kesejahteraan masyarakat yang terdampak.

Salah satunya dari Info Bencana Balikpapan yang berinisiatif membantu masyarakat terdampak dengan menggelar bantuan sosial.

Info Bencana saat ini juga membuka posko bantuan sementara di Kantor Perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Kota Balikpapan di Jalan RE Martadinata No 2, Kelurahan Telaga Sari, Kota Balikpapan Kalimantan Timur sejak Minggu (12/4/2020) hingga Selasa (14/4/2020) nanti.

Ketua Umum Info Bencana, H. Anshar mengatakan jajaran Info Bencana Balikpapan memang sudah berinisiatif menggelar bantuan sosial lantaran melihat situasi dan kondisi saat ini telah membawa dampak serius bagi kesejahteraan masyarakat.

Khususnya kalangan warga kurang mampu dan berpenghasilan mandiri seperti ojek pangkalan hingga sopir angkot.

“Ini insiatif dari kami untuk membantu masyarakat ditengah situasi seperti ini. Kita harus saling membantu kepada mereka yang terdampak dan kesusahan. Semoga giat kami ini bisa bermanfaat dan membantu kepada mereka,” kata Anshar.

Rencananya bantuan sosial tersebut akan didistribusikan secara bertahap di kota Balikpapan dengan sasaran masyarakat kurang mampu serta berpenghasilan harian.

Seperti contoh ojek pangkalan, sopir angkot, pedagang keliling kurang mampu, hingga pemulung.

“Iya contohnya mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap seperti ojek pangkalan, mereka benar-benar terasa dampaknya disituasi seperti ini. Insya Allah kami akan memberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Sejak dibukanya Posko Bantuan di kantor PWI Balikpapan, sejumlah bantuan terus berdatangan dari sejumlah instansi, lembaga hingga pengusaha yang mempercayakan sedekahnya kepada Info Bencana.

Sebut saja bantuan yang datang langsung dari Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi, BPBD Balikpapan, Jajaran TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat.

“Bagi yang mau mendonasikan bantuannya bisa langsung datang ke posko,” ujar Teguh Suwito, Ketua Harian Info Bencana Balikpapan.

Untuk diketahui aksi sosial tersebut juga mendapat respon positif dari Pemerintah Kota Balikpapan, TNI-Polri dan instansi lainnya.

Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh jajaran Info Bencana serta para pembinanya juga mendapat respon positif dari masyarakat.

Samarinda—– Pemerintah telah menetapkan pembagian zona terkait penyebaran Covid-19, yakni zona merah, zona kuning dan zona hijau. Menanggapi hal tersebut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak meminta masyarakat untuk melaksanakan anjuran pemerintah tersebut demi kepentingan bersama untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Menurut Andi, di beberapa kabupaten/kota menetapkan zona tersebut sudah berdasarkan jumlah kasus dan tingkat penyebaran Covid-19 seperti halnya di Kota Samarinda.

Meskipun berada di zona hijau, kuning dan merah, masyarakat sebaiknya tetap melaksanakan anjuran dari pemerintah,”ungkapnya Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Selasa (14/4/2020).

Berdasarkan zona tersebut jelasnya, Pemerintah dapat mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dan menjadi prioritas untuk skrining menggunakan rapid test.

Andi juga menegaskan, meskipun masyarakat berada di zona hijau, kuning atau merah namun pemberlakuan ataupun sikap yang dilakukan juga tetap sama, yaitu tetap berada dirumah (bekerja, belajar dan beribadah), penerapan physical distancing, menghindari kerumunan, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta selalu menggunakan masker ketika beraktifitas diluar rumah.

“Mari lah kita menjaga diri dan menjaga sesama agar tetap sehat, tetaplah membuat suasana gembira dan hindari stress, serta tetap mengkonsumsi makanan bergizi dan sehat, serta vitamin C yang cukup,” tegasnya

Samarinda— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltim Sofyan Noor menjelaskan surat edaran yang dikeluarkan oleh Kemenag RI tidak membatasi syiar Islam. Bahkan pihaknya akan mensosialisasikan dan mengikuti aturan yang tertuang dalam surat edaran tersebut.

“Jadi tidak benar sama sekali kalau surat edaran itu membatasi syiar Islam, justru sebaliknya untuk memandu umat supaya bisa beribadah dengan lebih khusyuk ditengah pandemi Covid-19 ini,” jelasnya, Senin (13/4/2020)

Dirinya menyampaikan maksud dan tujuan dari surat edaran itu ialah untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan Syariat Islam sekaligus mencegah penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat muslim khususnya Kaltim dari resiko penularan Covid-19.

“Kita juga akan mensosialisasikan edaran tersebut kepada masyarakat,” ujarnya.

Adapun panduan pelaksanaan ibadah berdasarkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah wabah Covid-19.

Di antaranya yakni anjuran salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah, takbiran cukup dilakukan di masjid/musala dengan menggunakan pengeras suara.

Sedangkan, untuk pelaksanaan salat Idulfitri yang lazim dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau lapangan ditiadakan, untuk itu Kemenag Kaltim, turut berharap Fatwa MUI terkait itu dapat segera diterbitkan menjelang waktu lebaran.

“Edaran ini sebagai langkah antisipatif (wiqayah) dengan harapan panduan oleh menag dapat tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat mengingat ramadhan sudah di depan mata,” ucapnya.