Samarinda—- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali mengumumkan adanya penambahan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 per Selasa 14 April 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak menyebutkan terjadi penambahan ODP sebanyak 84 kasus, sehingga total ODP sebanyak 5.508 kasus, selesai pemantauan 4.016 kasus dan 1.492 masih dalam proses pemantauan.

Sementara untuk PDP terjadi penambahan sebanyak 7 kasus yaitu 1 Kutai Barat, 1 Kutai Timur, 1 Samarinda dan 4 Balikpapan.

“Tidak ada penambahan kasus positif dan negatif, sehingga hasil positif tetap 35 kasus dan negatif tetap 148 kasus,” sebut Andi saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Selasa (14/4/2020).

Untuk penambahan 7 kasus PDP jelasnya, 1 kasus dari Kutai Barat laki-laki 28 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Kutai Kartanegara yang di tetapkan PDP oleh tenaga medis RS HIS Kutai Barat dan melakukan rawat Isolasi diri di rumah.

Kemudian 1 kasus dari Kutai Timur merupakan bayi perempuan 10 bulan memiliki kontak erat dari Pelaku perjalanan dari Gowa, yang ditetapkan PDP oleh tim medis RSUD Kudungga Sangatta, tidak memiliki keluhan, tetapi hasil RDT antibody COVID-19 menunjukkan hasil Reaktif.

Andi melanjutkan 1 Kasus berikutnya dari Samarinda 1 Kasus (Laki-laki 61 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa yang dilaporkan PDP dari RSUD IA Moeis,

Selain itu, 4 kasus dari Kota Balikpapan, dimana 1 Kasus Perempuan 52 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta dirawat di RST DR R Hardjanto, 1 kasus laki- laki 33 tahun merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim medis RSUD Kanudjoso Djatiwibowo, 1 kasus laki-laki 46 tahun merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim medis RSUD Kanudjoso Djatiwibowo dan 1 kasus laki-laki 36 tahun merupakan Pelaku perjalanan dari Paris Perancis, serta dirawat di RS Hermina Balikpapan.

Dirinya juga menegaskan kasus PDP bayi 10 bulan yang memiliki kontak erat dari Pelaku perjalanan dari Gowa yang tidak lain adalah Ayah dari bayi tersebut.

“Status bapak terlebih dahulu PDP dan di rawat di RS Kudungga, untuk sang ibu kondisinya saat ini tidak ada keluhan dan kami tetapkan sebagai ODP,” tegasnya.

Andi menambahkan kasus Kutim bukan pertama kali terjadi di Kaltim. Sebelumnya juga tercatat ada bayi berusia 3 bulan di Balikpapan yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 BPN 6, namun bayi tersebut dari hasil test Swabnya sudah dinyatakan negatif.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *