SAMARINDA – Selain melaksanakan anjuran pemerintah dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19 di Kaltim. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim,  Andi Muhammad Ishak meminta pasien dan keluarga terbuka terhadap riwayat perjalanannya kepada tenaga kesehatan saat memeriksakan diri.

Andi mengatakan keterbukaan informasi pasien dan keluarga terhadap riwayat dan kronologis perjalanan sebelumnya bisa mempercepat memutus rantai penularan virus corona.

“Keterbukaan infomasi atas kronologis atau riwayat perjalanannya, memudahkan kita mencari simpul-simpul ataupun titik-titik kontak erat yang bersangkutan apabila terkonfirmasi positif,” ungkapnya melalui video conference aplikasi zoom cloud video meeting, Minggu (26/4/2020).

Untuk itu dirinya meminta kerjasamanya dalam upaya meminimalisir penularan agar cepat pula dilakukan langkah-langkah penulusuran guna menekan terjadinya penularan di masyarakat.

“Informasi yang kita terima tentu sangat membantu untuk mempermudah petugas dalam melakukan tracing,” tegasnya

Selain itu, masyarakat yang baru saja melakukan perjalanan dari luar daerah masuk zona merah, diminta bisa melaporkan diri ke petugas kesehatan setempat. Termasuk aparat pemerintahan di kelurahan dan desa bahkan RT setempat. Apabila hal seperti bisa dilakulan, maka telah membantu pemerintah untuk memutuskan rantai penyebaran Covid 19.

“Saya mengajak masyarakat untuk kooperatif dengan melaporkan diri karena telah melakukan perjalanan dari luar daerah,” ajaknya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *