BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan masih terus mempersiapkan pengajuan Pengetatan Sosial Berskala Besar (PSBB)demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan kebijakan PSBB masih terus dikaji oleh pemerintah kota demi meminimalisir kendala yang ada.

“Kita masih mengkaji, jangan sampai hal yang menjadi keterbatasan kembali terulang. Kita tengah pelajari pengalaman kota lain yang sudah lebih dulu,” ujar Rizal Effendi, kemarin

Dari penuturannya, Rizal saat ini terus berkomunikasi dengan Walikota Banjarmasin mengenai penerapan PSBB.

Pasalnya, ia tak ingin seperti Kota Surabaya yang dihari pertama menerapkan PSBB justru terjadi kemacetan lalu lintas.

“Kita lihat dibeberapa kota yang sudah lebih dahulu mereka masih mengalami beberapa kendala, seperti misalnya Surabaya,” katanya.

Sementara itu, Rizal pun meyakinkan pada awak media, hingga kini pemerintah kota juga masih belum menentukan tanggal terkait dengan penerapan PSBB.

Menurutnya ada atau tidaknya PSBB, sebenarnya pemerintah kota dengan segala imbauannya sebagian besar hampir mendekati kebijakan tersebut.

“Yang jelas informasi tanggal 8 Mei itu belum, kita masih belum tentukan tanggal. Jangan PSBB ditekankan terus, tanpa PSBB pun pada prinsipnya kita harus disiplin terhadap imbauan yang ada,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah kota Balikpapan memang telah memenuhi syarat terkait dengan aspek anatomi kesehatan. Namun terkait dengan aspek sosial, pemerintah kota masih terus mempertimbangkan hal tersebut.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *