Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) segera memasang 100 bilik steriliasi di sejumlah lokasi, antara lain di Kantor Bupati, pasar, terminal, pintu masuk pelabuhan, rumah dinas bupati dan wakil bupati, serta sejumlah lokasi lainnya, guna memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Pemasangan bilik sterilisasi di lokasi tertentu maupun di tempat-tempat umum ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona penyebab COVID-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Arnold Wayong dihubungi di Penajam, Jumat (1/5/2020)

Ia melanjutkan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU telah lama memesan 100 unit bilik sterilisasi dari Kota Surabaya, Jawa Timur, untuk dipasang di fasilitas-fasiltas umum.

Namun dari 100 unit yang dpesan itu, baru 48 unit yang datang, sehingga sejumlah 48 unit itu masih diamankan pihaknya, sementara sisanya yang sebanyak 42 unit masih menunggu kapan tiba di PPU.

Ia menjelaskan bahwa bilik sterilisasi yang dipesan dari Kota Surabaya telah dilengkapi dengan disinfektan yang aman bagi kulit, tidak seperti di tempat lain yang tidak aman bagi kesehatan.

“Disinfektan yang terdapat dalam bilik sterilisasi yang kami pesan dan dalam waktu dekat akan dipasang di titik-titik keramaian masyarakat ini relatif lebih aman, tidak menimbulkan iritasi bagi kulit karena ini memang direkomendasikan,” ucap dia.

Ia melanjutkan, pemasangan bilik sterilisasi tersebut sekarang belum bisa dilakukan karena masih menunggu teknisi dari Surabaya, termasuk masih menunggu sisa bilik yang belum tiba karena memang pihaknya ingin pengoperasian bilik disinfektan dapat dilakukan secara serentak.

“Untuk yang 48 unit bilik sterilisasi memang sudah tiba di Kantor Kesehatan Kabupaten PPU, namun kami masih menunggu sisa bilik yang lain. Dengan kondisi saat ini, kami tidak bisa menargetkan kapan tibanya, tapi kabarnya sudah berangkat dari Surabaya, semoga dalam waktu dekat barangnya segera sampai,” ucap Wayong. (mg)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *