Penajam,  Jumlah penduduk baru yang pindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami penambahan signifikan sejak ditetapkan sebagai lokasi pindahnya calon ibu kota negara (IKN) baru, yakni di Kecamatan Sepaku, sehingga jumlah penduduk yang baru pindah mencapai 750 jiwa.

“Dalam kurun waktu Januari-Maret 2020 saja, ada sekitar 700 penduduk baru yang terdaftar di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten PPU. Kemudian bulan April ada tambahan lagi 50 orang yang pindah masuk,” ujar Kepala Disdukcapi Kabupaten PPU Suyanto dihubungi di Penajam, Senin (4/5/2020)

Lonjakan arus urbanisasi (perpindahan penduduk dari daerah lain ke PPU) tersebut, ucap Suyanto, diduga karena adanya rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia ke wilayah Kabupaten PPU.

Ia menuturkan bahwa penduduk baru yang masuk ke PPU dominasi dari Pulau Jawa dan Sulawesi, namun untuk proses administrasi kependudukan selama pandemi COVID-19 ini ditunda atau dihentikan sementara waktu.

“Proses dokumen kependudukan mereka yang pindah ke sini, untuk sementara ditunda untuk memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), sehingga proses ini akan dilanjutkan setelah kondisi aman.

Ia bahkan mengatakan bahwa kedatangan warga pendatang ke Kabupaten PPU nyaris tidak terbendung saat pandemi COVID-19. Mereka masuk ke PPU untuk mendapat akses pekerjaan di IKN baru.

“Dibandingkan dengan jumlah penduduk pindah ke luar, masih jauh lebih banyak jumlah penduduk baru yang pindah masuk. Gelombang urbanisasi tak terbendung setelah daerah ini ditetapkan sebagai lokasi IKN,” ucap Yanto.

Ia menjelaskan bahwa dalam kurun waktu Januari-April, rata-rata satu hari ada 50 orang yang datang ke Disdukcapil PPU untuk mengurus administrasi kependudukan. Dengan masih ramainya masyarakat mendatangi kantornya, berarti pelayanan secara daring masih kurang diminati masyarakat. (mg)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *