Samarinda – Jumlah pasien terkonfirmasi Positif virus korona atau Covid-19 di Kota Samarinda dinilai Wali Kota Samarinda mulai mengkhawatirkan.

Hingga Senin, 4 Mei 2020 jumlah orang yang terpapar virus berbahaya ini di Kota Samarinda telah mencapai 25 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (PDP) berjumlah  1.334 orang dan Pasien Dalam Pengawasan  (ODP) berjumlah 80 orang.

“Untuk itu kami minta jika ada keluarga yang baru pulang dari daerah sumber penyebaran virus korona atau memiliki gejala mirip virus korona, untuk segera melaporkan ke 112,” imbau Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang dalam konferensi pers yang diadakan di rumah jabatan Wako Kota Samarinda Jalan S. Parman, Senin (4/5/2020).

Wali Kota juga berencana menekan angka penyebaran virus korona ini dengan cara melakukan screening pada orang yang ingin memasuki Kota Samarinda. Beberapa titik telah disiapkan, agar penyebaran virus ini dapat ditekan masuk ke dalam kota.

“Beberapa kabupaten dan kota di sekitar Samarinda merupakan transmisi local. Untuk itu kita harus lebih waspada dengan melakukan screening kepada orang yang akan masuk kota,” tegasnya.

Selain screening dilakukan kepada orang yang masuk ke dalam kota Samarinda, screening juga akan dilakukan kepada petugas medis dan para pasien yang ditengarai memiliki gejala dan kontak erat dengan pasien Positif Covid-19.

Dikatakan, Samarinda berpotensi terjadi peningkatan kasus Covid-19 dengan penularan transmisi lokal.

“Penyebaran Covid-19, semakin bertambah dari hari ke hari.  Samarinda yang merupakan Kota transit dari  wilayah Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur , Bontang dan Balikpapan,  sementara daerah -daerah tersebut  merupakan daerah yang sudah memiliki transmisi lokal penyebaran Covid-19,” ungkap Jaang.

Untuk itu wali kota  menghimbau warga Samarinda untuk tidak melakukan mudik Lebaran untuk saat ini mengingat penyebaran virus korona dapat terjadi karena perpindahan orang dari satu tempat dan menulari orang di tempat lainnya.

“Jika PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan maka akan berdampak pada masyarakat terutama sisi ekonomi yang meliputi perekonomian. Kita berharap semua berjalan lancar terutama di bulan Ramadhan saat ini,” harapnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *