BALIKPAPAN – RSU Kanujoso Djatiwibowo kembali mendapatkan dua fasilitas kesehatan untuk mendiagnosa pasien infeksi COVID-19.  Sebelumnya, kota Balikpapan telah mendapatkan alat Polymerase Chain Reaction (PCR), ditempatkan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, alat Tes Cepat Molekuler (TCM) Khusus COVID-19 segera dioperasikan oleh RS Kanujoso Djatiwibowo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, RS Kanujoso Djatiwibowo telah ditunjuk Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit pertama di Kalimantan Timur, diutamakan mendapat bantuan cartridge TCM (Tes Cepat Molekuler).

“Dengan adanya dua alat ini, maka proses untuk mengetahui hasil diagnosa infeksi COVID-19 di kota Balikpapan lebih cepat didapat dan penanganan terhadap pasien bisa cepat dilakukan,” jelas Andi Sri Juliarty, Minggu (10/5/2020).

Sebelumnya pemeriksaan spesimen swab test yang dilakukan kepada pasien COVID-19 di Balikpapan dikirim ke Puslitbangkes Jakarta dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Proses ini bisa memakan waktu tujuh sampai sepuluh hari, bahkan lebih. Karena itu, Andi Sri Juliarty berharap, alat PCR di RS Pertamina Balikpapan diharapkan bisa beroperasi mulai besok, Senin (11/5/2020).

“Sedangkan cartridge TCM untuk RS Kanujoso Djatiwibowo juga ditargetkan datang pada pekan ini,” ungkapnya.  Dengan cartridge khusus tersebut, mesin TCM yang sebelumnya digunakan untuk prosedur pemeriksaan Tuberkulososi (TB) di rumah sakit Kanujoso dapat dikonversi untuk mendiagnosa infeksi COVID-19.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *