Penajam – Sebanyak 12 tenaga medis di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), diduga tertular virus dari pasien yang dinyatakan positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), sehingga untuk sementara ini terpaksa mereka diistirahatkan dari tugas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Arnold Wayong saat dihubungi mengatakan bahwa ke-12 tenaga kesehatan memang diduga ikut tertular dari pasien positif virus Corona yang ditanganinya, karena setelah dilakukan rapid test (tes cepat), ternyata ke-12 tenaga kesehatan itu dinyatakan positif COVID-19.

Ia mengatakan bahwa kebijakan mengistirahatkan 12 tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut setelah hasil “rapid test” mereka reaktif, alias positif.

Tenaga medis dan tenaga kesehatan yang diistirahatkan itu tersebar di sejumlah lokasi tugas, seperti di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung dan di Puskesmas di wilayah Kecamatan Penajam.

“Jumlah yang diistirahatkan itu ada 10 tenaga medis di RSUD, kemudian 2 tenaga medis di Puskesmas Penajam,” tutur Arnold Wayong. Senin (11/5/2020)

Ia melanjutkan, hasil rapid test tenaga medis di RSUD sudah dilanjutkan dengan tes swab, tapi hasilnya belum ke luar, sedangkan tes swab bagi tenaga medis di Puskesmas dilakukan setelah rapid test di RSUD. “Untuk tes swab harus dilakukan dua kali,” katanya.

Menurutnya, para tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut sebenarnya sudah menggunakan alat pelindung diri lengkap saat menangani pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Jadi ada kemungkinan juga mereka itu terpapar virus ini dari luar, yakni pada saat setelah selesai bekerja, atau mungkin juga saat menangani pasien positif virus corona,” ucap dia.

Untuk lebih memastikan hal itu, maka pemeriksaan 10 tenaga kesehatan di RSUD Ratu Aji Putri Botung akan dilanjutkan dengan tes swab.

Sementara bagi tenaga kesehatan di Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Penajam, pemeriksaan swab-nya dilakukan pada Minggu (10/5) dan Senin ini (11/5). (mg)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *