Samarinda—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur terus mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, bantuan kali ini datang lagi dari PT Multi Harapan Utama (MHU) dan MMS Grup Indonesia (MMSGI) berupa alat pelindung diri (APD) dan paket sembako senilai Rp 5 Miliar melalui program “MHU-MMSGI beraksi untuk negeri.”

Adapun APD medis yang diserahkan antara lain 10.000 set pakaian medis (coverall gown), 250 kotak masker N95, 2500 kotak masker bedah, 1.000 unit kacamata medis dan 3.000 kotak sarung tangan medis.

Untuk paket sembako yang disalurkan pada masyarakat terdampak, terdiri dari 45 ton beras, 15.000 liter minyak goreng dan 15.000 kotak mie instan.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kaltim, H. Isran Noor sangat mengapresiasi kepedulian jajaran direksi PT MHU dan MMSGI untuk berbagi dalam penanggulangan Covid-19 di Kaltim.

Dirinya berharap kepada seluruh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim lainnya mengikuti jejak PT MHU dan MMSGI  untuk berpartisipasi dan berkontribusi nyata dalam membantu penanganan Covid-19 di Kaltim.

“Tentu kami sangat mengapresiasi kepedulian MHU dan MMSGI ini. Saya atas nama pemerintah provinsi dan rakyat Kaltim mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Grup MHU-MMSGI. Ini adalah sumbangan yang diterima masyarakat dan Pemprov Kaltim yang terbesar,”ujar Isran di halaman Kantor Gubernur, Jalan Gajah Mada, Selasa(12/5).

Senada Presiden Direktur MHU, Adhi Dharma Mustopo menyampaikan urgensi dari kebutuhan APD medis pada situasi pandemi yang juga berdampak pada kehidupan masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat langsung, baik bagi tenaga medis di garda depan yang sangat riskan jika tidak dilengkapi dengan APD yang memadai, maupun untuk masyarakat terdampak yang rentan dengan situasi ekonomi pada kondisi pandemi ini”,tuturnya.

Untuk Diketahui Bantuan APD medis nantinya akan dialokasikan untuk rumah sakit rujukan Covid-19, yaitu RSUD AW Sjahranie Samarinda dan RSUD AM Parikesit Kutai Kartanegara.

Sementara itu untuk sembako akan didistribusikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim kepada masyarakat terdampak di desa sekitar area operasi perusahaan, di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kecataman Sungai Kunjang Kota Samarinda.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *