Ujoh Bilang— Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, segera membangun Pos Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan (Wasdalkes) Pencegahan Penularan COVID-19 di Kilometer 122, kawasan perbatasan dengan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

“Sesuai arahan pak bupati, kita harus membuat Pos Wasdalkes COVID-19 di sejumlah titik pintu masuk. Di perbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat sudah lama ada, namun yang dari Malinau belum, maka segera kita bangun,” ujar Asisten I Setkab Mahulu, Dodit Agus Riyono di Ujoh Bilang, Selasa (12/5/2020.

Saat ini, khusus di Kecamatan Long Bagun saja sudah ada beberapa Pos Wasdalkes yang telah dibangun, mulai dari Pos Wasdalkes di Pelabuhan Long Bagun, di Kampung Batu Majang, hingga di Kampung Batoq Kelo.

Namun dalam perkembangannya, menurut informasi yang ia terima, ada sejumlah jalur yang lepas dari pengawasan karena orang dari luar tidak lewat Long Bagun, tapi dari pintu lain yang tidak dijaga.

Untuk itu, pihaknya sepakat membangun pos di perbatasan dengan Kabupaten Malinau atau langsung di kawasan hulu sungai yang juga merupakan pintu jalur darat yang selama ini menjadi akses orang dan logistik Mahulu-Malinau.

“Dari hasil pertemuan, disepakati perlu dibangun pos yang langsung di daerah hulu supaya satu pintu. Jika dibuat di hilir, masih ada yang bisa lewat sungai, sehingga tidak ada celah lagi untuk mereka yang datang tanpa kita ketahui,” tuturnya.

Sebelumnya, saat Dodit memimpin kunjungan lapangan bersama Tim Gugus Tugas (TGT) Penanganan COVID-19 KM 122 Mahulu-Malinau, ia mengatakan tujuan kunjungan adalah untuk menjajaki kesiapan lokasi yang akan dijadikan Pos Wasdalkes di perbatasan yang masuk wilayah Kampung Batoq Kelo, Kecamatan Long Bagun itu.

Dalam kunjungan itu, ia didampingi sejumlah pihak antara lain Danramil Long Bagun, Lettu Inf I Wayan Sudiarsa, Kapolsek Long Bagun AKP Purwanto, Kadis Perhubungan Toni Imang, dan Kadis Trantibbum S Lawing Nilas.

Ia juga mengatakan, keberadaan Pos Wasdalkes akan menjadi informasi awal atas riwayat bepergian masyarakat Mahulu. Pos juga berfungsi sebagai bentuk penegakan disiplin kepada masyarakat terhadap pentingnya protokol pencegahan maupun penanganan COVID-19.

“Dalam hal ini, pemerintah berupaya mengamankan pintu-pintu masuk ke Mahulu, sebagaimana Pos Wasdalkes yang telah lama diterapkan antara  Kabupaten Mahulu dengan Kabupaten Kutai Barat. Demikian pula antara Kabupaten Mahulu dan Malinau, kita perlu membuat Pos Wasdalkes,” tutur Dodit.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *