Penajam (14/5)- Total jumlah pasien sembuh dari Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menjadi delapan orang, setelah adanya penambahan lima yang sembuh, sehingga hal ini menjai kabar gembira sekaligus penyemangat bagi semua.

“Hari Minggu, tanggal 10 Mei, berdasarkan hasil pemeriksaan real time PCR, dari 14 pasien terkonfirmasi COVID-19, sebanyak lima orang dinyatakan sembuh sehingga total pasien yang sembuh sekarang menjadi delapan orang,” ujar Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud.

Sebanyak lima pasien yang sebelumnya positif mengidap virus corona yang dinyatakan sembuh itu adalah pasien 03 dan 05, dari Desa Girimukti Strat 1 di Kecamatan Penajam, kemudian pasien 12 dari Kelurahan Nipah-Nipah yang juga di Kecamatan Penajam.

Sedangkan untuk pasien 06 berasal dari Desa Labangka di Kecamatan Babulu, dan pasien 10 dari Desa Babulu Darat yang juga di Kecamatan Babulu.

Ia melanjutkan, pasien 03, 05, 06, dan pasien 10 sudah dirawat dan menjalani isolasi di RSUD Ratu Aji Putri Botung PPU sejak tanggal 2 April.

Sedangkan untuk pasien 12 melakukan perawatan dan karantina mandiri di rumahnya dengan pengawasan dari Puskesmas Penajam, ditambah pengawasan dari unsur pemerintahan setempat sejak tanggal 24 Maret.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan bahwa terdapat pula dua pasien lagi yang terkonfirmasi positif COVID-19, yakni pasien 17 dan pasien 18. Keduanya berasal dari Desa Labangka, Kecamatan Babulu yang merupakan Kluster Gowa.

Untuk pasien 17 dan pasien 18, tuturnya, mulai diambil swab tanggal 24 dan 25 April yang hasil konfirmasinya adalah positif, yakni pasien 17 ke luar hasilnya pada Kamis (7 Mei), sedangkan untuk pasien 18 terkonfirmasi swab positif pada Senin (11 Mei).

Kedua pasien tersebut langsung dilakukan tindakan lebih lanjut untuk mengantisipasi terjadinya kontak dengan orang lain. Saat ini dua pasien itu telah dirawat insentif di ruang isolasi RSUD Ratu Aji Putri Botung, Penajam, PPU.

“Berdasarkan informasi data terakhir, kami sampaikan bahwa jumlah kasus COVID-19 di PPU berjumlah 18 orang, dengan rincian 10 orang positif masih dalam pengobatan dan 8 orang lainnya dinyatakan sembuh,” ucap AGM.

Semua pasien yang dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium BBLK Surabaya dinyatakan dua kali dengan hasil negatif, kemudian hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat menyatakan secara klinis memiliki kondisi baik dan tidak ada gejala.

Dalam kesempatan itu AGM kembali mengingatkan, kedisiplinan dan kesadaran kolektif mematuhi protokol kesehatan merupakan kunci utama menghadapi pandemi ini, sehingga ia mengajak bersama mencegah corona dan tidak menstigmatisasi negatif serta berkarya dari rumah. (mg)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *