Tana Paser – Dinas Perkebunan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Paser memastikan kesehatan daging sapi jelang Idul Fitri 1441 Hijriah.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Paser drh. Habib mengatakan bahwa setiap daging yang beredar di Kabupaten Paser harus dipotong melalui Rumah Potong Hewant (RPH).

“Kami pastikan daging dari RPH itu aman, sehat dan halal. Karena proses pemotongan daging sudah melalui proses pengawasan dokter hewan yang kompeten,” kata Habib, Kamis (14/5).

Sebelum dipotong, kata Habib, petugas akan mengecek kelengkapan dokumen kesehatan hewan, termasuk jenis kelamin hewan tersebut. “Karena hewan betina dilarang dipotong,” katanya.

Namun kata Habib pemeriksaan tidak berhenti sampai di situ. Setelah hewan dipotong, daging dari hewan tersebut tetap harus dilakukan pemeriksaan.

“Setelah dipotong, dagingnya juga diperiksa. Termasuk isi perut hewan apakah sehat atau tidak,” ujarnya.

Jika semua telah diperiksa, barulah RPH mengeluarkan surat keterangan sehat. “Jika sudah dinyatakan sehat, akan dikeluarkan surat kerangan sehat untuk dijual,” ujar Habib.

Habib mengimbau masyararakat untuk lebih teliti dalam membeli daging. Jika membeli, masyarakat bisa mempertanyakan asal dari daging tersebut.

“Kalau beli daging, bisa tanya ke penjualnya. Apakah itu daging dari RPH atau bukan. Kalau dari RPH bisa dipastikan dagingnya aman, sehat dan halal,” ucap Habib.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *