Ujoh Bilang (18/5) Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Bonifasius Belawan Geh mengingatkan semua aparatur dan elemen masyarakat tidak lengah menjaga protokol kesehatan, meski daerah ini berada di zona hijau alias tidak ada warga yang terpapar Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

“Hingga saat ini, Kabupaten Mahulu merupakan satu-satunya daerah di Provinsi Kaltim yang berstatus zona hijau, namun seluruh petugas Pos Wasdalkes yang tersebar di lima kecamatan dan semua elemen masyarakat jangan sampai lengah,” ujar Bonifasius di Ujoh Bilang, Senin (18/5).

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat mengunjungi tiga Pos Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan (Wasdalkes) Pencegahan COVID-2019, yakni di Kampung Long Pahangai dan Kampung Long Lunuk pada Kecamatan Long Pahangai, kemudian Kampung Tiong Ohang di Kecamatan Long Apari.

Ia menjelaskan, salah satu upaya Pemkab Mahulu dalam mencegah penyebaran corona, pihaknya telah mengeluarkan kebijakan menutup sementara akses masuk ke Mahulu selama 14 hari, sehingga bagi penduduk yang mau berpergian baik ke luar maupun yang mau masuk harus mengantongi izin.

“Adanya penutupan sementara ini, maka kita bisa mengatur sistem pengamanan, mengontrol arus orang ke luar masuk. Sementara penutupan wilayah dilakukan, kita juga mempersiapkan apa aja yang harus dibuat ke depan dengan persiapan peralatan, tenaga medis dan sejumlah keperluan lain,” katanya.

Kendati di Mahulu tidak ada kasus positif COVID-19, lanjutnya, namun Pemkab harus tetap memperketat penjagaan akses transportasi air dan darat, namun tetap memberikan akses armada yang mengangkut logistik kebutuhan masyarakat.

Kendaraan pengangkut logistik yang melintasi perbatasan baik mobil/truk via darat maupun kapal via sungai, meski diperboleh masuk, namun harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan, sehingga petugas di Pos Wasdalkes harus teliti dalam menjalankan tugas.

“Ada pembatasan sirkulasi orang-orang dalam daerah agar tidak ke luar, orang dari luar juga tidak masuk. Saya harap kerja sama yang baik dari seluruh masyarakat dan aparatur kampung, kemudian Kapolsek serta TNI untuk sama-sama menjaga daerah kita,” ucapnya.

Semua pihak, lanjutnya, tidak boleh menganggap remeh karena di Mahulu tidak ada yang positif corona, namun kewaspadaan harus tetap tinggi oleh semua pihak karena di daerah lain sudah banyak yang zona merah, bahkan ada beberapa yang meninggal karena corona.

“Kita harus sam-sama menjaga agar corona tidak sampai ke Mahulu, makanya penjagaan di pintu masuk harus terus dilakukan pengetatan. Semoga pandemi ini segera berakhir,” ujar bupati yang dalam kesempatan itu juga sekaligus menyerahkan bantuan sembako bagi petugas di Pos Wasdalkes kawasan hulu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *