KUKAR – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah merilis hasil Swab Polymerase Chain Reaction (PCR)  enam orang yang masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia dan dimakamkan secara  protokol penanganan Covid-19 di Kukar.

Hasil PCR  keenam PDP meninggal dunia tersebut yakni satu kasus probable dan lima kasus lainnya negatif. Berdasarkan pengembangan definisi kematian Covid-19 terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dirilis per tanggal 11 April 2020, disebutkan bahwa kasus PDP yang probable didefinisikan sebagai kematian karena Covid-19.

Ini data PDP meninggal dunia yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Kukar.

  1. PDP meninggal dunia, jenis kelamin perempuan, usia 39 tahun dari Kecamatan Tenggarong, PDP dengan penyakit penyerta, meninggal dunia pada tanggal 7 April 2020. Dilakukan rapid test pada tanggal 6 April 2020 dengan hasil reaktif. Pemeriksaan PCR dari swab tenggorok tanggal 7 April 2020 dengan hasil probable.
  2. PDP meninggal dunia, jenis kelamin perempuan, usia 37 tahun dari Kecamatan Loa Kulu, PDP dengan penyakit penyerta, meninggal dunia pada tanggal 14 April 2020. Dilakukan rapid test pada tanggal 8 April 2020 dengan hasil non reaktif namun menunjukan adanya salah satu gejala Covid-19. Pemeriksaan PCR dari swab tenggorok tanggal 11 April 2020 dengan hasil negatif.
  3. PDP meninggal dunia, jenis kelamin laki-laki, usia 60 tahun dari Kecamatan Loa Janan, PDP dengan penyakit penyerta, meninggal dunia pada tanggal 17 April 2020. Dilakukan rapid test pada tanggal 2 April 2020 dengan hasil non reaktif namun menunjukan adanya salah satu gejala Covid-19. Pemeriksaan PCR dari swab tenggorok tanggal 6 April 2020 dengan hasil negatif.
  4. PDP meninggal dunia, jenis kelamin perempuan, usia 20 tahun dari Kecamatan Tenggarong, PDP dengan penyakit penyerta, meninggal dunia pada tanggal 22 April 2020. Dilakukan rapid test pada tanggal 22 April 2020 dengan hasil reaktif. Pemeriksaan PCR dari swab tenggorok tanggal 22 April 2020 dengan hasil negatif.
  5. PDP meninggal dunia, jenis kelamin Laki-laki, usia 24 tahun dari Kecamatan Loa Janan, PDP dengan penyakit penyerta, meninggal dunia pada tanggal 29 April 2020. Dilakukan rapid test pada tanggal 28 April 2020 dengan hasil reaktif. Pemeriksaan PCR dari swab tenggorok tanggal 28 April 2020 dengan hasil negatif.
  6. PDP meninggal dunia, jenis kelamin laki-laki, usia 58 tahun dari Kecamatan Muara Badak, PDP dengan penyakit penyerta, meninggal dunia pada tanggal 5 Mei 2020. Dilakukan rapid test pada tanggal 29 April 2020 dengan hasil reaktif samar. Pemeriksaan PCR dari swab tenggorok tanggal 29 April 2020 dengan hasil negatif.

“PDP yang meninggal dunia dengan hasil pemeriksaan PCR negatif, maka yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia bukan akibat Covid-19,” kata Edi Damansyah. Senin (18/5/2020)

Edi Damansyah mengatakan langkah pemakaman secara protokol penanganan Covid-19 yang telah dilakukan oleh Pemkab Kukar merupakan langkah yang harus diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dikarenakan hasil Pemeriksaan PCR belum keluar di saat yang bersangkutan meninggal dunia.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di sekitar domisili yang bersangkutan agar tidak menyikapi keadaan ini secara berlebihan dan tetap menjaga kerukunan serta silaturahmi antar sesama.

“Kepada seluruh masyarakat Kutai Kartanegara khusus masyarakat yang ada di sekitar domisili yang bersangkutan agar tidak menyikapi keadaan ini secara berlebihan dan tetap menjaga kerukunan serta silahturahmi antar sesama dengan tidak melakukan tindakan atau perilaku yang dapat merugikan atau memberikan rasa ketidaknyamanan bagi keluarga yang bersangkutan,” tutupnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *