Samarinda— Ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba kian mengkhawatirkan di Kalimantan Timur, tidak hanya menjadi tempat transit namun juga sebagai kawasan target peredaran narkoba.

Berbagai cara dilakukan bandar untuk bisa memasukan narkoba ke wilayah Kalimanan Timur. Baik melalui darat, udara dan laut, disisi lain kondisi para penyalah guna narkoba sangat ironis dan perlu perhatian serius.

Seseorang yang terus menerus mengkonsumsi narkoba secara tidak sadar akan diperbudak barang haram tersebut, hingga akhirnya mengalami masalah adiksi. Peran keluarga sangat dibutuhkan, agar para penyala guna pulih dari kecanduannya.

Hal ini disampaikan dr.Risna Sari Konselor di BNNP Kalimantan Kaltim, Senin, 18 Mei 2020 di Klinik Pratama BNNP Kalimantan Timur saat melakukan kegiatan konseling terhadap tiga orang klien Rehabilitasi.

Menurut Risna ada banyak alasan akhirnya seseorang terjebak narkoba, diantaranya, adanya keingintahuan, mengikuti teman, supaya merasa lebih nyaman, untuk merayakan sesuatu, dan untuk merasa lebih baik dalam melakukan sesuatu.

Selain itu jaga untuk Klien terbebas dari narkoba tidak lepas dari Peran serta keluarga bagi pecandu narkoba sangatlah penting untuk bisa benar benar terlepas dari ketergantungan narkotika.

Dimana keluarga merupakan first opinion change bagi pemulihan korban penyalahgunaan narkoba, karena keluarga bisa memberikan segala bentuk perhatian khusus dalam proses rehabilitasi, Bentuk perhatian yang kuat diharapkan bisa melawan stigma yang seringkali jadi masalah untuk para penyalah guna narkoba yang menjalani rehabilitasi.

Humas BNNP Kaltim

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *