Samarinda— Perkembangan pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan hasil yang baik, karena setiap harinya angka pasien sembuh terus bertambah.

“Hari ini ada penambahan 5 kasus pasien yang dinyatakan sembuh,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, terangnya saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Selasa (19/5/2020).

5 kasus tersebut jelas Andi merupakan 4 kasus dari Kutai Barat yaitu KBR 2 laki-laki 19 tahun, KBR 9 laki-laki 46 tahun, KBR 13 laki-laki 42 tahun dan KBR 8 laki-laki 28 tahun. Kemudian 1 kasus dari Balikpapan merupakan BPN 40 laki-laki 17 tahun.

Seluruh kasus tersebut dinyatakan SEMBUH karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya (Jawa Timur) dinyatakan dua kali dengan hasil NEGATIF serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

Andi juga melaporkan terjadi penambahan tiga kasus positif di Kaltim yang berasal dari Kota Samarinda dan Kota Bontang, sebagai berikut:

Kota Samarinda Dua Kasus

  1. SMD 35 (Laki-laki 16 tahun) merupakan PDP dari kluster Magetan (Jawa Timur) dengan hasil rapid test reaktif, kasus telah dirawat di RS Karantina Bapelkes sejak 28 April 2020.
  2. SMD 36 (Laki-laki 25 tahun) merupakan PDP pelaku perjalanan dari Handil dengan hasil rapid test (IFA) Reaktif yang telah dirawat di RS Karantina Bapelkes sejak terkonfirmasi hari ini.

Kota Bontang satu Kasus

  1. BTG 12 (Laki-laki 49 tahun) merupakan ODP pelaku perjalanan dari Sulawesi Selatan dengan keluhan demam, batuk, pilek, dan melakukan isolasi mandiri sejak 10 April. Kondisi kasus stabil dan telah dirawat di RSUD Taman Husada sejak terkonfirmasi hari ini.

Kini jumlah kasus terkonfirmasi Provinsi Kalimantan Timur menjadi 258 kasus, sembuh 81 kasus dan meninggal 3 kasus serta yang menunggu hasil lab ada 196 kasus.

Lanjutnya, khusus Pasien Dalam Pengawasan (PDP)bertambah 16 kasus dari Kota Bontang satu kasus, Kota Samarinda satu kasus dan Kota Balikpapan 14 kasus. Dengan begitu total PDP menjadi 759 kasus.

Selain itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penambahan sebanyak satu kasus dari total 9.408 kasus, selesai pemantauan 8.700 kasus dan masih dalam proses pemantauan ada 708 kasus.

Tambahnya untuk PDP dengan hasil negatif juga bertambah lima kasus dari Kota Balikpapan dua kasus dan Kabupaten Kutai Kartanegara tiga kasus.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *