Samarinda —- Dua kasus terkonfirmasi positif di Kaltim hari kamis 21 Mei 2020 berasal dari Kota Samarinda.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyampaikan dua kasus tersebut yaitu SMD 37 (Laki-laki 36 tahun) merupakan OTG kontak erat SMD 34 dan sebagai pelaku perjalanan dari Kalimantan Tengah dengan hasil rapid test reaktif. Kasus melakukan isolasi diri dirumah sejak 16 Mei 2020, sejak terkonfirmasi hari ini kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes.

Berikutnya, SMD 38 (Laki-laki 36 tahun) merupakan ODP pelaku perjalanan dari
Balikpapan yang telah dirawat di RS Karantina Bapelkes sejak 11 Mei 2020.

“Ke dua kasus tersebut menambah jumlah kasus positif di Kaltim, sehingga totalnya bertambah menjadi 266 kasus,”ujarnya saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Kamis (21/5/2020).

Sementara kasus pasien sembuh dari Covid-19 semakin menunjukkan peningkatan setiap harinya. Tercatat hari ini ada penambahan 10 kasus pasien sembuh di Kaltim diantaranya dua kasus dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dua  kasus dari Kota Balikpapan dan Kota Samarinda enam  kasus. Total sembuh Kaltim pun kini bertambah menjadi 96 kasus.

Seluruh kasus tersebut dinyatakan SEMBUH karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya (Jawa Timur) dan Lab RSUD AW Syahranie dinyatakan dua  kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

Andi melanjutkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penambahan sebanyak tiga  kasus dari total 9.494 kasus, selesai pemantauan 8.759 kasus dan masih dalam proses pemantauan ada 735 kasus.

Dirinya juga menyampaikan untuk penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid 19 sebanyak 33 yaitu dari Kabupaten  Kutai barat 19 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 10 kasus, Kabupaten PPU dua  kasus dan Kota Samarinda dua kasus.

Kemudian PDP dengan hasil negatif juga bertambah 16 kasus dari Kota Balikpapan lima  kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara enam  kasus, Kabupaten Paser satu  kasus, Kabupaten PPU satu kasus dan Kota Samarinda tiga kasus.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *