Samarinda— Setelah sehari sebelumnya terjadi penambahan lima kasus positif Covid-19, pada hari ini Sabtu 23 Mei 2020 penambahan pasien terkonfirmasi positif kembali menurun.

“Hari ini ada penambahan tiga  kasus positif, meskipun peningkatan kasus positif menurun, tapi sesungguhnya masih ada 262 kasus yang menunggu proses dari laboratorium,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Sabtu (23/5/2020).

Andi merincikan penambahan tiga  kasus tersebut yaitu:

Kota Balikpapan Satu Kasus

  1. BPN 51 (Laki-laki 36 tahun) merupakan OTG kontak erat BPN 37 dan BPN 42 dari kluster ABK dengan Rapid test reaktif. Kasus dirawat di Rumah Observasi Pemkot Balikpapan sejak 19 Mei 2020.

Kota Samarinda Dua Kasus

  1. 2 Kasus (SMD 39 Laki-laki 30 tahun dan SMD 40 Wanita 30 tahun) merupakan PDP yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Samarinda dengan hasil Rapid test reaktif. Semua Kasus dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak terkonfirmasi pada hari ini.

Tidak hanya kasus positif yang bertambah, namun pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 mengalami penambahan empat kasus, sehingga pasien sembuh Kaltim bertambah lagi menjadi 105 kasus.

Empat kasus tersebut diantaranya Kabupaten Kutai Timur Satu  Kasus (KTM 6 laki-laki 39 tahun) dan Tiga  Kasus dari Kota Samarinda (SMD 7 Laki-laki 56 tahun, SMD 14 laki-laki 51 tahun, dan SMD 15 laki-laki 48 tahun.

Seluruh kasus tersebut dinyatakan SEMBUH karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya (Jawa Timur) dan Laboratorium RSUD AW Syahranie dinyatakan dua  kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.Kasus positif Covid-19 kembali menurun pada hari Sabtu 23 Mei 2020.

Dengan begitu total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim menjadi 274 kasus, kasus sembuh 105 kasus, meninggal tiga kasus dan dirawat 166 kasus.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terjadi penambahan sebanyak dua kasus. Total PDP menjadi 764 kasus.

Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada tambahan 30 kasus dari total 9.660 kasus, selesai pemantauan 8.889 kasus dan masih dalam proses pemantauan ada 771 kasus.

Penambahan juga terjadi pada PDP dengan hasil negatif sebanyak 19 kasus dari Kabupaten Kutai Barat 13 kasus, Kabupaten Kutai Timur lima kasus dan Kota Bontang satu kasus.

“Saya minta masyarakat tetap wasapada, walaupun kasus Covid-19 menurun, apabila masyarakat mengabaikan dan melakukan aktivitas berkelompok dalam jumlah banyak, banyangkan disitu ada OTG maupun ODP maka tidak mustahil kondisi ledakan kasus bisa terjadi,” terangnya

 

 

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *