Samarinda– Hari ini di Provinsi Kalimantan Timur bertambah satu kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Tambahan satu kasus tersebut menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak dari Kota Balikpapan yang merupakan BPN 54 laki-laki 25 tahun merupakan OTG yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Kota Balikpapan dengan hasil Rapid Test Reaktif. Kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan sejak 27 Mei 2020.

Dari total kasus Covid 19 di Kaltim jumlah terbanyak berada di Kota Balikpapan sebanyak 54 kasus disusul Kabupaten Kutai Kartanegara 46 kasus, Kota Samarinda 41 kasus, Kabupaten Kutai Timur 39, Kabupaten Berau 34 kasus.

Kemudian Kabupaten Kutai Barat 21 kasus, Kabupaten Penajam Paser Utara 19 kasus, Kabupaten Paser 15 kasus, Kota Bontang 12 kasus dan Mahakam Ulu 0 kasus.

Andi menyebutkan ada penambahan enam  kasus sembuh dari Kota Balikpapan satu kasus (BPN 49 laki-laki 51 tahun) dan lima  Kasus dari  Kota Samarinda (SMD 24 laki-laki 32 tahun, SMD 31 laki-laki 28 tahun, SMD 34 Laki-laki 39 tahun, SMD 35 laki-laki 16 tahun dan SMD 37 laki-laki 36 tahun).

Seluruh kasus tersebut dinyatakan SEMBUH karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya (Jawa Timur), PCR RSUD AW Syahranie dan PCR RS Pertamina Balikpapan dinyatakan dua kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

“Kasus positif di Kaltim kini 281 kasus, sembuh 134 kasus, meninggal tiga  kasus dan dirawat 134 kasus,”ujarnya saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Kamis (28/5/2020).

Terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terjadi penambahan 16 kasus, sehingga totalnya 785 kasus.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) terjadi tambahan 59 kasus dari total 9.954 kasus, selesai pemantauan 9.330 kasus dan masih dalam proses pemantauan ada 624 kasus

Kemudian PDP dengan hasil negatif bertambah sebanyak 115 kasus dari Balikpapan 102 kasus dan Samarinda 13 kasus.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *