Penajam, (29/5) Jumlah pasien yang sembuh dari Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus mengalami penambahan sehingga total hari ini menjadi 12 orang, pertambahan kesembuhan ini menjadi penyemangat dalam penanganan pandemi.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten PPU Arnold Wayong di Penajam, data dari tim surveilens dan Dinas Kesehatan, jumlah kasus COVID-19 di PPU ada 19 orang, yaitu 12 orang yang sudah dinyatakan sembuh dan 7 orang masih dalam perawatan.

Arnold Wayong yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU ini menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung PPU pada Kamis, 28 Mei 2020.

Dari tiga orang yang dilakukan pemeriksaan Real Time PCR dan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter yang merawat, satu orang dinyatakan sembuh, satu orang dinyatakan terkomfirmasi negatif COVID-19, dan satu orang pasien dinyatakan belum sembuh.

Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut, lanjutnya, masih merupakan bagian dari klaster Gowa. Sebelumnya pasien ini telah menjalani pengobatan dan perawatan di RSUD pemerintah daerah tersebut.

Ia melanjutkan, pasien yang sembuh dari klaster Gowa ini adalah pasien dengan kode 18, laki-laki, usia 36 tahun, dari Desa Labangka, RT 09, Kecamatan Babulu.

Pasien ini menjalani pengobatan dan perawatan di RSUD Ratu Aji Putri Botung sejak tanggal 27 April 2020. Pasien tersebut merupakan hasil penjaringan karantina mandiri tahap I dengan riwayat perjalanan dari Ijtima Gowa yang merupakan orang tanpa gejala (OTG).

“Hasil rapid test pertama nonreactive, namun hasil rapid test kedua tanggal 27 April 2020 reaktif. Pasien ini juga sudah berulangkali dilakukan pemeriksaan PCR evaluasi, seperti tanggal 18 dan 19 Mei dengan hasil negatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan mengumumkan kesembuhan pasien ini, Arnold kembali mengingatkan kepada masyarakat luas, kedisiplinan dan kesadaran kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan merupakan kunci utama menghadapi wabah COVID-19.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak selalu bersama-sama menjadi pahlawan kemanusian dengan bersatu melawan virus corona, kemudian tidak terprovokasi dengan berbagai jenis informasi yang kebenarannya belum dapat dipastikan.

“Dalam masa pandemi ini saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pencegahan COVID-19 dengan tetap berkarya di rumah, jangan mudah terprovokasi dengan berita melalui medsos yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Wayong. (mg)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *