Kutai Timur – Kabar gembira menghampiri masyarakat Kutai Timur (Kutim), ditengah hantaman pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui penyerahan jalur causeway Pelabuhan Laut Kenyamukan yang terletak di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Kabar gembira ini disampaikan langsung Bupati Kutim, Ismunandar kepada wartawan, belum lama ini.

Dikatakan, pengajuan permohonan Pemerintah Kutim terkait penyerahan bangunan jalur causeway Pelabuhan Kenyamukan dari pemerintah pusat kepada pemerintah Kutim, akhirnya mendapatkan restu dan persetujuan dari Presiden Jokowi. Dengan telah mendapatkan persetujuan Presiden, maka kini Pemerintah Kutim tinggal menunggu penyerahan secara resmi barang aset negara tersebut ke pemerintah daerah.

“Yang dari Presiden sudah disetujui, tinggal penyerahannya (serah terima bangunan causeway pelabuhan Kenyamukan, red) saja secara resmi ke pemerintah Kutim. Jadi sudah clear,” ujar Ismu, sapaan akrab Ismunandar, kepada wartawan, Kamis (4/6/2020) kemarin.

Lanjut Ismu, dengan adanya persetujuan dari Presiden Jokowi, maka pada dasarnya kelanjutan rencana pembangunan pelabuhan Kenyamukan sudah bisa dilanjutkan. Namun pihaknya tidak mau terburu-buru, karena tetap menunggu serah terima secara resmi. Pasalnya, meski jalur causeway Pelabuhan Kenyamukan tersebut sudah diserahkan kepada Pemkab Kutim, tetapi tidak bisa serta merta langsung digunakan. Pasalnya, pemerintah Kutim masih perlu melakukan sejumlah perbaikan dan pembenahan dari jalur causeway tersebut, sebelum nantinya bisa digunakan.

“Paling tidak jika nanti secara resmi diserahkan, masih ada sedikit pembenahan pada jalur causeway tersebut agar bisa digunakan. Selain menambah lampu penerangan, juga perbaikan agar causeway tersebut benar-benar bisa digunakan dan bisa menahan kapal Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) yang sandar di pelabuhan (kenyamukan, red) nantinya. Tetapi, kita tunggu serah terima resminya dulu, baru kita jalan (perbaikan pelabuhan, red),” katanya.

Ditambahkan Bupati Ismu, saat ini Pemerintah Kutim tengah berupaya agar setelah jalur causeway pelabuhan Kenyamukan tersebut sudah diserahkan secara resmi ke Kutim, bisa segera mungkin difungsikan. Sementara untuk pembangunan sisi darat pelabuhan, dirinya menyebutkan pembangunan akan dilakukan secara bertahap.

“Yang pasti saat nantinya diserahterimakan (Pelabuhan Kenyamukan, red), bisa secepatnya kita operasikan. Kapal bisa sandar dan kegiatan bongkar muat bisa dilakukan di pelabuhan tersebut. Klo untuk sisi darat, secara bertahap kita bangun. Minimal sementara ada bangunan sederhana untuk perkantoran Syahbandar atau KP3 (Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan, red) yang berada dibawah kewenangan kepolisian,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pelabuhan Kenyamukan Sangatta masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 2 dan termasuk bagian dalam program Tol Laut Jalur 8, yang telah ditetapkan Presiden Jokowi pada Tahun 2017 lalu. Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, akan melayani rute laut Kapal Pelni, meliputi Pelabuhan Laut Kenyamukan, Nunukan, hingga Makassar. Namun karena pembangunannya tak kunjung rampung sejak tahun 2017 lalu, akhirnya rencana pengoperasionalan pelabuhan laut Kenyamukan sejak akhir tahun 2018, tidak pernah terwujud.

Balikpapan – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Balikpapan, kembali merilis perkembangan penanggulangan virus Corona di Balikpapan. Dari hasil Swab ada tujuh pekerja yang dinyatakan positif dari luar Kota Balikpapan.

Sehingga, pencatatan ketujuhnya diserahkan ke Dinkes Provinsi, terkait data masuk di Kota Balikpapan atau di daerah kerjanya.

“Walaupun ketujuh pasien positif ini merupakan tanggung jawab daerah asalnya, namun saat ini mereka masih ditangani di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB),” ungkap Ketua Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, selaku Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, Senin (8/6).

“Sementara ini ditangani di RS Pertamina Balikpapan,” jelas Rizal Effendi.

“Termasuk tiga pasien yang mendapatkan hasil swab negatif dua kali secara berturut-turut sehingga dinyatakan sembuh dan dapat meninggalkan rumah sakit,” urainya.

“Ada tiga pasien dinyatakan, sembuh hasil dari laboratorium RS Kanujoso Djatiwibowo dan RS Pertamina Balikpapan,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, menambahkan, ketujuh pasien dinyatakan positif ini, merupakan warga luar Balikpapan dan didapatkan hasil swab dari hasil screaning masuk kerja.

“Semuanya laki-laki,  yang merupakan pekerja tambang yang melakukan pemeriksaan screaning di RS. Pertamina Balikpapan mereka KTP luar Kota Balikpapan,” kata dia.

“Masuk ke Balikpapan dengan tiga jalur. Melalui bandara, pelabuhan dan Terminal Bus. Setelah terkonfirmasi positif maka kami lakukan koordinasi dengan Dinkes Provinsi untuk menetapkan datanya dimana,” jelasnya.

Penyampaian rilis oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan sekaligus Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, didampingi Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Putu Agung Sujarnawa, Wakapolresta Balikpapan AKBP Sebril Sesa dan Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty, di Media Center COVID-19, Pemkot Balikpapan.

Samarinda-Dinas Perindustrian Kota Samarinda mengadakan Bimbingan Teknis produksi bagi IKM terdampak Covid-19. Kegiatan Bimtek yang diikuti 20 orang dan  berlangsung beberapa hari tersebut dilaksanakan di Gedung Graha Ruhui Rahayu, Senin (08/06/2020).

Walikota Samarinda, H.Syaharie Jaang yang beserta istri, Puji Setyowati yang juga sebagai anggota DPRD Kaltim ini , menyambut baik Bimtek yang juga bersinergi dengan Disperindagkop dan UKM Provinsi Kaltim.

Bimtek kali ini, tidak seperti biasanya, tentunya dengan mentaati Protokol Kesehatan Covid-19,dimana Peserta yang kesemuanya merupakan para ibu ini membuat Masker kain dan juga Baju Hazmat atau Hazmat Suit. Baju Hazmat  umumnya dipakai oleh tenaga medis seperti dokter dan perawat, atau sebagai Alat Pelindung Diri (APD) dimasa-masa Pandemi Covid-19.

Kegiatan ini merupakan kebijakan pemerintah kota untuk membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) ditengah bencana pandemi corona (Covid-19) ,agar roda perekonomian berjalan. Serta permintaan akan APD untuk masyarakan sangat tinggi, terang Jaang

“Permintaan nasional kebutuhan akan masker dan baju hazmad sangat banyak , maka dari itu kami mendorong UKM  lokal membuatnya, supaya tidak jadi penonton saja ditengah pandemi ini,” ucap Ja’ang

Lanjut Syahri Jaang menerangkan bimtek konveksi sangat penting dalam meningkatkan wawasan pelaku usaha konveksi. Lewat bimtek, pelaku usaha akan tahu bagaimana cara mendesain yang kreatif. Yakni, desain yang tidak monoton dan selalu aktual.

 

Jaang sebelumnya telah meminta kepada Kepala Perindustrian Kota Samarinda, Faisal  agar dibuatan seratus ribu masker yang pembuatnya lokal , karena penawaran dari luar daerah untuk masuk ke Samarinda sangat banyak.

Para peserta bimtek diharapkan nantinya dapat berinovasi dalam produksi. Dengan begitu bisa memberikan nilai tambah dalam yang berujung peningkatan pendapatan, harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Prov. Kaltim, Fuad Asaddin mengatakan Sektor Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) merupakan salah satu yang terimbas cukup besar, sehingga perlu mendapatkan penanganan yang baik supaya kembali memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Kebijakan untuk meminimalkan dampak COVID-19 kepada sektor IKMA merupakan hal yang penting untuk dilakukan, mengingat jumlah pelakunya yang besar.

 

Samarinda— Setelah sempat turun pada Minggu 7 Mei 2020, kini Kasus positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur bertambah sembilan kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak merincikan sembilan kasus tersebut sebagai berikut:

Kabupaten Berau Satu Kasus

  1. BRU 37 (Laki-laki 30 tahun) merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang akan kembali bekerja di Kabupaten Berau. kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau sejak terkonfirmasi Covid 19 pada hari ini.

Kabupaten Kutai Kartanegara Delapan Kasus

  1. KKR 52 (Wanita 41 tahun) merupakan kasus ODP transmisi local Kutai Kartanegara. Kasus dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara
  2. 7 Kasus (KKR 53 (Laki-laki 30 tahun), KKR 54 (Laki-laki 30 tahun), KKR 55 (Laki-laki 30 tahun, KKR 56 (Laki-laki 30 tahun), KKR 57 (Laki-laki 30 tahun), KKR 58 (Laki-laki 31 tahun), KKR 59 (Laki-laki 41 tahun)) merupakan kasus OTG yang akan kembali bekerja di Kutai Kartanegara. Kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

“Kasus terus meningkat dan kasus baru terus terjadi dan ini semua menandakan bahwa potensi penularan masih ada,”papar Andi saat video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Senin (8/6/2020)

Kemudian tiga kasus terkonfirmasi Covid-19 yang dilaporkan SEMBUH karena dua kali negatif virus Covid-19 setelah menjalani dua kali pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

Dengan begitu total kasus positif di Kaltim menjadi 338 kasus, sembuh 213 kasus, meninggal tiga kasus dan masih dirawat 122 kasus

Lanjutnya tiga Kasus tersebut yaitu dua kasus dari Kabupaten Kutai Barat (KBR 4 laki-laki 19 tahun dan KBR 10 (laki-laki 37 tahun). Berikutnya satu kasus dari Kabupaten Kutai Timur (KTM 32 Laki-laki 54 tahun).

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada penambahan totalnya tetap 789 kasus.

Selain itu, kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 35 kasus dari total kasus 10. 864 kasus, selesai pemantauan 10. 522 dan masih dalam proses pemantauan ada 342 kasus.

Untuk PDP dengan hasil negatif bertambah enam kasus, terdiri dari empat kasus Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Timur dua kasus, sehingga total negatif 916 kasus.

 

BONTANG — Dalam rangka upaya pencegahan COVID-19, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Kepala BLK Samarinda Andri Susila mengatakan, bantuan APD diberikan sebagai bentuk dukungan BLK Samarinda kepada pemerintahan kota Bontang untuk mencegah penyebaran COVID-19. Nantinya, bantuan akan diberikan untuk Tim Gugus Tugas COVID-19 dan tenaga medis yang menjadi garda terdepan di RSUD maupun klinik di wilayah Kota Bontang.

“Bantuan APD ini diberikan sebagai upaya mempercepat pengurangan penyebaran COVID-19 dan persiapan memasuki era new normal. Semoga bantuan APD ini bermanfaat bagi masyarakat di kota Bontang,” ujarnya dalam keterangannya.

Adapun bantuan tersebut berupa 200 baju hazmat, 1200 masker dan 5 unit wastafel portable. Bantuan diserahkan Andri kepada Neni di rumah jabatan Wali Kota Bontang, di Jalan Awang Long Bontang, Bontang, Kalimantan Timur.

Neni memberikan apresiasi kepada BLK Samarinda atas bantuan APD yang telah diberikan. Ia mengatakan, pihaknya selalu membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu tenaga medis di rumah sakit dan klinik di wilayah Kota Bontang.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kontribusi berupa APD ini,” pungkasnya. (*)

Samarinda—Walikota Samarinda, H. Syaharie Jaang kembali menandatangani bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid -19 tahap kedua, kepada warga Jalan Lambung Mangkurat yang terimpa musibah kebakaran beberapa hari lalu.

Untuk diketahui bantuan paket sembako tersebut bersumber dari APBD Pemerintah Kota Samarinda khususnya yang sudah disediakan untuk penanganan Covid-19.

Total anggaran yang disiapkan sebanyak Rp 350 miliar, sedangkan untuk penanganan dampak ekonomi disiapkan senilai Rp 16 miliar.

Pada April lalu tercatat sebanyak 35 ribu penerima bantuan sosial yang digulirkan oleh Pemerintah Kota Samarinda pada tahap pertama. Namun, pada tahap pertama tersebut masih banyak data penerima ganda yang juga menerima bantuan dari pemerintah pusat.

Untuk itu, pada tahap kedua ini Dinas Sosial Kota Samarinda mengaktualisasi data tersebut setelah dilakukan verifikasi hingga tingkat RT. Tercatat ada 78 ribu orang yang akan menerima bantuan sembako ini.

“Saya menandatangani bantuan Pemerintah tahap kedua, sebanyak 78 ribu penerima bantuan sembako dari Pemerintah Kota Samarinda. Bantuan ini juga sudah termasuk mahasiswa luar daerah yang terdampak Seperti mahasiswa dari Jawa, Sulawesi, Papua mereka juga akan kita bantu, kurang lebih 3 ribu orang. Dalam minggu ini akan segera dicairkan,” ungkap Jaang, Senin (8/6/2020).

Jaang juga mengimbau, dengan masih relaksasi di Kota Samarinda, masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan jaga jarak menggunakan masker dan cuci tangan.

Diketahui dalam musibah ini, (6 juni 2020) lalu, sebanyak 36 Kepala keluarga, 21 rumah dengan jumlah jiwa mencapai 103 orang di wilayah RT 33 dan RT 32, kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir harus kehilangan tempat tinggal.

Dalam kegiatan tersebut juga Jaang di dampingi oleh Kepala Dinas Sosial Ridwan Tasa, Lurah dan Camat Samarinda Ilir, ikut memberikan bantuan berupa, Mie instan, Telur, beras dan telur kepada warga.

 

Penajam, (8/6) Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui dinas teknis dan pihak terkait menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi warga tidak mampu yang terdampak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), langsung kepada penerimanya.

“BLT-DD untuk di Kabupaten PPU ini totalnya ada 2.378 kepala keluarga (KK) penerima,” ujar Kabid Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU Nurbayah, saat menyerahkan BLT-DD di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Senin.

Ia melanjutkan bahwa untuk penyaluran BLT tahap pertama sudah tuntas. Sedangkan Senin ini merupakan penyaluran perdana untuk BLT-DD tahap II yang dimulai dari Desa Gunung Mulia, selanjutnya segera menyusul ke desa-desa lainnya.

BLT-DD ini diberikan bagi warga tidak mampu dengan nilai Rp600 ribu per bulan per KK selama tiga bulan, yakni pada, Mei, Juni, dan Juli.

Ini berarti setiap bulan terdapat Rp1,42 miliar DD dari 30 desa di PPU yang disalurkan untuk BLT-DD bagi 2.378 KK, sehingga total dalam tiga bulan tersebut nilainya mencapai Rp4,28 miliar.

Dilanjutkannya, sasaran penerima BLT-DD adalah keluarga miskin Non Program Keluarga Harapan (PKH), Non Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Non Kartu Pekerja, dan keluarga yang kehilangan mata pencaharian.

Kemudian keluarga yang belum terdata (exclusion error) dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan memiliki anggota keluarga yang rentan sakit atau memiliki penyakit kronis menahun.

“Sekarang kita fokus penyaluran BLT-DD untuk tiga bulan pertama, yakni Mei, Juni, Juli. Sedangkan untuk tiga bulan berikutnya yang rencana ada lagi tambahan Rp300 ribu per bulan, saat ini kita belum bisa pastikan karena masih menunggu petunjuk dari pusat dan melihat kondisi dampak COVID-19,” ucap Nurbayah.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Mulia, Oddang, ditemui setelah penyerahan BLT-DD yang langsung ke rumah-rumah warga penerima, mengatakan bahwa total penerima BLT-DD di desa yang dipimpinnya ini sebanyak 40 KK.

“Berdasarkan hasil musyawarah desa yang dihadiri semua elemen pada awal April lalu, sebenarnya jumlah calon penerima BLT-DD di desa ini ada 52 KK, tapi kemudian ternyata ada 12 KK yang terdata di Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemendes, maka sesuai kesepakatan, 12 KK ini kemudian dicoret sehingga tinggal 40 KK penerima,” kata Oddang

Ujoh Bilang— Sebanyak 448 prajurit dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif Raider 303/SSM (Setia Sampai Mati), melakukan rapid tes (Rapid Diagnostic Test/ RDT) massal guna memastikan apakah terpapar COVID-19 atau tidak.

“Rapid tes ini merupakan dukungan dari Mabes TNI untuk mencegah dan mendeteksi dini COVID-19 bagi seluruh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia,” ujar Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Letkol Inf Taufik Ismail di Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu.

Rapid tes ini dilaksanakan serentak dalam jajaran pos bagi seluruh personel Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad, termasuk di Pos Kotis yang berlokasi di Kampung Batu Majang, Kecamatan Long Bagun.

RDT dilakukan juga dalam rangka persiapan purna tugas bagi parajurit Satgas Pamtas guna menjamin kesehatan personel kembali ke homebase, yakni di Jawa Barat.

“Harapanya tentu saat kembali ke homebase nanti, para personel Satgas Pamtas dapat bertemu keluarga dalam kondisi tubuh yang sehat serta terhindar dari virus corona,” tutur dia.

Dilanjutkannya, RDT yang dilaksanakan oleh seluruh personel jajaran Pos Satgas Pamtas ini dipantau dan diawasi secara langsung oleh dokter di Satgas Pamtas 303/SSM, yakni Lettu Ckm dr Rulli Prananda beserta staf kesehatan Satgas Pamtas.

Menurut dr Rulli, dalam pelaksanaan rapid tes COVID-19 serentak di seluruh jajaran Pos Kotis kawasan perbatasan negara ini berlangsung dengan baik, para tenaga kesehatan telah berkoordinasi secara berjenjang dan dapat memaksimalkan tanggung jawab masing-masing.

“Koordinasi dan komunikasi terus dilakukan, begitu juga dengan hal lain yang tidak terduga pun dapat diatasi, sehingga pelaksanaan serentak ini dapat berjalan dengan lancar dan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” ucapnya.

Ia menuturkan bahwa rapid test yang dilakukan ini merupakan tahap awal dari total prajurit Satgas Pamtas yang dilakukan tes, sehingga setelah ini masih ada tes untuk tahap dua, yakni bagi mereka yang bertugas di Pos Udara.

“Saya harap pelaksanaan RDT kedua nanti bisa lebih mudah dan efisien, karena Pos Udara sudah dapat berkumpul kembali. Saya berharap hasil tes ini semuanya non-reaktif karena selama ini para prajurit selalu mematuhi protokol kesehatan” ucapnya. (mg)

SAMARINDA – Dalam upaya menunjang pembangunan perkebunan berkelanjutan di Kaltim, Dinas Perkebunan kembali melaksanakan kegiatan peremajaan atau penggantian tanaman tua/rusak komoditi karet seluas 200 hektar di Kabupaten Kutai Barat.

Kepala Dinas Perkebunan, Ujang Rachmad mengatakan pihaknya tidak hanya fokus kepada pengembangan komoditas unggulan kelapa sawit, namun juga mengembangkan komoditi unggulan lainnya, yakni karet.

“Tahun anggaran 2020 ini, kami memperoleh dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Satker 05 Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian senilai Rp. 1,67 miliar guna peremajaan perkebunan karet seluas 200 hektar di Kutai Barat”, papar Ujang, Senin (2/6/2020).

Hingga tahun 2019, Kutai Barat sebagai sentra pengembangan karet di Kaltim memiliki kebun yang sudah tidak produktif karena berusia tua mencapai 2.034 hektar, sehingga melalui kegiatan peremajaan mampu meningkatkan produktivitas tanaman dan mampu mensejahterakan petaninya di masa yang akan datang.

Adapun kegiatan peremajaan karet seluas 200 hektar berupa bantuan yang terdiri dari 100 ribu batang benih karet, 30 ton pupuk NPK, 400 liter fungisida dan 80 unit kanpsack yang rencananya diperuntukkan di 4 kecamatan di Kutai Barat.

Samarinda—Menjelang kembali dibukanya layanan keimigrasian, terutama pada masa kenormalan baru (new normal) seperti saat ini. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda menggelar kegiatan simulasi layanan keimigrasian dalam masa kenormalan baru. Sabtu, 06 Juni 2020.

Kegiatan simulasi yang diikuti oleh seluruh pegawai, karyawan honorer, tenaga kebersihan hingga tenaga keamanan ini diisi dengan kegiatan pengarahan langsung oleh Plt. Kasubbag TU Kanim Kelas I TPI Samarinda, Sofyan Marto Wibowo terkait mekanisme protokoler kesehatan dalam lingkungan kerja.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan simulasi layanan keimgrasian secara langsung baik itu layanan permohonan paspor bagi WNI, maupun layanan keimigrasian bagi WNA.

Kedepannya seluruh layanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Samarinda akan mengikuti prosedur protokol kesehatan dalam mencegah pandemi COVID-19, diantaranya yaitu seluruh pegawai dan pemohon layanan keimigrasian diwajibkan untuk menggunakan masker wajah atau face shield, melakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menggunakan cairan handsanitizer, menjaga jarak antar satu dengan yang lainnya, hingga himbauan kepada masyarakat yang datang untuk membawa alat tulis pribadi masing-masing.

Selain itu digelarnya simulasi ini merupakan salah satu upaya kesiap siagaan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda dalam menghadirkan layanan keimigrasian yang aman, nyaman dan tentunya bebas dari COVID-19 bagi masyarkat.