Samarinda—Nilai Ekspor Provinsi KalimantanTimur April 2020 mencapai US$ 1,13 miliar atau mengalami penurunan sebesar 13,88 persen dibanding dengan ekspor Maret 2020. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS, Kaltim Anggoro Dwithjahyono saat rilis bulanan belum lama ini.

“Nilai ekspor barang migas April 2020 mencapai US$ 135,44 juta, naik 4,09 persen dibanding Maret 2020. Sementara ekspor barang non migas April 2020 mencapai US$ 990,63 juta, turun 15,87 persen dibanding Maret 2020,”ungkapnya.

Menurutnya, Penurunan ekspor April 2020 disebabkan oleh turunnya nilai ekspor barang non migas, khususnya komoditas hasil tambang. Ekspor barang migas April 2020 mencapai US$ 135,44 juta, naik 4,09 persen dibanding Maret 2020.

Persentase penurunan nilai ekspor terbesar terjadi pada golongan barang residu dan sisa dari industri makanan, olahan makanan hewan (23) sebesar 79,00 persen.

Sedangkan persentase kenaikan nilai ekspor terbesar terjadi pada golongan barang mesin dan peralatan mekanis (84) sebesar 4.361,58 persen.

“Penurunan nilai ekspor April 2020 sangat dipengaruhi oleh turunnya nilai ekspor golongan barang bahan bakar mineral nonmigas (27) yang mengalami penurunan sebesar 19,91 persen,”katanya

Kemudian Negara tujuan utama ekspor migas Provinsi Kalimantan Timur pada April 2020 adalah Negara Japan, China dan Taiwan masing-masing mencapai US$ 63,18 juta, US$ 47,93 juta, dan US$ 24,33 juta.

Peranan ketiga negara tersebut dalam ekspor migas Provinsi Kalimantan Timur mencapai 100,00 persen terhadap total ekspor pada April 2020. Persentase kenaikan terbesar ekspor migas April 2020 jika dibandingkan dengan Maret 2020 terjadi ke Negara China sebesar 341,53 persen, yaitu dari US$ 10,86 juta menjadi US$ 47,93 juta.

Dirinya melanjutkan Negara tujuan utama ekspor non migas Provinsi Kalimantan Timur pada April 2020 adalah Negara China, India, dan Malaysia, masing-masing mencapai US$ 296,85 juta, US$ 133,57 juta, dan US$ 92,15 juta. Peranan ketiga negara tersebut dalam ekspor non migas Provinsi Kalimantan Timur mencapai 52,75 persen terhadap total ekspor pada bulan April 2020.

Penurunan nilai ekspor non migas Provinsi Kalimantan Timur pada April 2020 dipengaruhi
oleh turunnya sebagian nilai ekspor ke beberapa negara. Persentase penurunan terbesar ekspor non migas April 2020 jika dibandingkan dengan Maret 2020 terjadi ke Negara India sebesar 44,25 persen, yaitu dari US$ 239,61 juta menjadi US$ 133,57 juta.

“Persentase kenaikan terbesar terjadi ke Negara Pakistan sebesar 1.785,70 persen, yaitu dari US$ 2,31 juta menjadi US$ 43,56 juta,”tegasnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *