BONTANG – Sejak pertengahan Maret 2020 lalu, Stadion Bessai Berinta atau tersohor dengan Lang-Lang ditutup pemerintah. Namun mulai Sabtu (20/6/2020), pusat olahraga dan kuliner itu resmi dibuka kembali.

Pembukaan ini selaras dengan tatanan kenormalan baru yang perlahan diterapkan di Bontang. Dalam pembukaan di hari perdana ini, aturan ketat diberlakukan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang selaku pengelola Stadion Bessai Berinta.

Ada dua tahapan mesti dilalui ketika hendak memasuki stadion yang terletak di Jalan KS Tubun ini. Pertama, cek suhu tubuh. Ini dilakukan tepat ketika pengunjung melewati gerbang utama.

Sebagai catatan, bila tidak mengenakan masker, otomatis dilarang masuk oleh petugas yang berjaga. Hal yang sama juga berlaku bila suhu tubuh di atas 37 derajat. Setelahnya, pengunjung diminta turun dari kendaraan. Wajib cuci tangan pakai sabun. Pos pertama lewat, masuk ke pos kedua. Kali ini petugas bakal menanyakan alasan pengunjung menyambangi Stadion Bessai Berinta.

Nantinya setiap pengunjung pun diminta menulis nama, nomor ponsel, dan asal. Untuk menghindari kepadatan, Dispopar membatasi hanya 200 pengunjung per sesi. Maksudnya, ketika dalam catatan petugas sudah ada 200-an pengunjung di Stadion Bessai Berinta, maka calon pengunjung lain akan dicegat. Dilarang masuk. Kecuali ada pengunjung lain yang keluar.

Pembatasan tidak hanya berlaku bagi jumlah kunjungan, pun jam buka. Kini, Stadion Bessai Berinta dibuka untuk publik mulai pukul 13.00-18.00 Wita. Lebih singkat, ketimbang dulu sebelum pandemi melanda.

Sementara untuk wisata kuliner. Pun diberlakukan aturan ketat. Pedagang wajib menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak duduk antar pengunjung. Tidak taat aturan ini konskuensinya ialah penutupan kedai.

Fitrianawati, seorang pemilik kedai di kompleks Stadion Bessai Berinta menyambut baik pembukaan ini. Memang banyak regulasi wajib ditaati. Dan sejatinya, segenap regulasi tersebut cukup ribet. Namun ini dirasa lebih baik. Ketimbang kedai tutup, dan pedagang tidak bisa jualan sama sekali.

“Mending begini. Daripada kayak kemarin tutup lebih 3 bulan. Kalau soal protokol, insyaallah ditaati. Soalnya ancamannya ngeri kalau diabaikan,” bebernya sembari berseloroh. [*]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *