Samarinda—- Pasien Positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur naik Drastis, sebagian besar di dominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG).

Penambahan pasien positif ini berjumlah 12 kasus per Selasa 23 Juni 2020, setelah satu hari sebelumnya hanya satu kasus.

Dalam laporannya melalui video conference melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak merincikan 12 kasus tersebut yaitu:

Kabupaten Berau Tiga Kasus

  1. BRU 40 (Laki-laki 43 tahun) merupakan kasus OTG Pelaku perjalanan dari Surabaya yang akan kembali bekerja di Berau. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau.
  2. BRU 41 (Laki-laki 39 tahun) merupakan kasus OTG Pelaku perjalanan dari Makassar yang akan kembali bekerja di Berau. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau.
  3. BRU 42 (Laki-laki 29 tahun) merupakan kasus OTG Pelaku perjalanan dari Jogjakarta yang akan kembali bekerja di Berau. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau.

Kabupaten Balikpapan Sembilan Kasus

  1. BPN 133 Laki-laki 39 tahun merupakan kasus OTG warga Sulawesi utara yang bermukim di Balikpapan dan akan melakukan perjalanan Jakarta, kasus dirawat di RS Pertamina.
  2. BPN 134 Laki-laki 41 tahun merupakan kasus OTG warga Banten yang akan bekerja ke Melak, kasus dirawat di RS Bhayangkara Balikpapan.
  3. BPN 135 Laki-laki 53 tahun merupakan kasus PDP dengan keluhan batuk dan sakit tenggorokan, serta memiliki gambaran pneumonia dengan co-morbid hipertensi. Kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.
  4. BPN 136 Perempuan 40 tahun merupakan kasus OTG warga Makassar yang tinggal di Balikpapan dan akan melakukan perjalanan ke Padang, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.
  5. BPN 137 Laki-laki 26 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang akan bekerja di Melak Kutai Barat, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.
  6. BPN 138 Laki-laki 40 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang akan kembali bekerja di Batu Kajang, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.
  7. BPN 139 Laki-laki 28 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang melakukan perjalanan ke Jakarta, kasus melakukan isolasi diri di Jakarta.
  8. BPN 140 Laki-laki 55 tahun merupakan kasus OTG warga Sulawesi Selatan yang sejak 4 bulan tinggal di Balikpapan dan akan melakukan perjalanan ke Makassar, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.
  9. BPN 141 Laki-laki 51 tahun merupakan Kasus OTG warga Jawa Timur yang berlayar ke Balikpapan, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

“Ini menandakan bahwa kondisi Kaltim belum dapat dikatakan relatif aman dalam penularan Covid-19, karena kasus positif baru setiap hari masih terus terjadi,”ucapnya

Untuk itu diperlukan kewaspadaan, keseriusan dan kepedulian semua bagaimana menjaga diri masing-masing agar tidak tertukar, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan disemua aktifitas, sektor kegiatan dan lapangan usaha.

Disamping itu Andi juga melaporkan satu kasus pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 berasal dari Balikpapan (BPN 94 laki-laki 37 tahun). Kasus tersebut dinyatakan SEMBUH karena dari hasil laboratorium Rujukan Covid-19 dinyatakan dua kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terjadi penambahan 50 kasus, sehingga total menjadi 11.920 kasus, selesai pemantauan 11.348 kasus dan masih dalam proses pemantauan 572 kasus.

Disimpulkan bahwa kasus terkonfirmasi positif di Kaltim berjumlah 447 kasus, negatif 1.630 kasus, sembuh 324 kasus, probable satu kasus, meninggal dunia lim kasus dan masih dirawat 118 kasus.

Dirinya berpesan kepada masyarakat agar protokol kesehatan menjadi kebiasaan baru yang dilakukan setiap saat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *