Samarinda—Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda menggelar Musyawarah Kota (Muskot) Periode 2020-2024 yang berlangsung di Sekretariat KONI Samarinda Jalan Dahlia, Senin (29/6/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kota Samarinda kini resmi memiliki Ketua yang baru yakni Hendra setelah terpilih secara aklamasi periode 2020-2024 mendatang.

Dalam sambutannya ketua KONI Samarinda, Aspian Noor menekan siapa pun nantinya yang akan menjadi pemimpin, maka hal yang diutamakan adalah keseriusan dan mempunyai rasa tanggung jawab atas jabatan yang dipegangnya.

“Jadi semisal sudah menjadi pemimpin maka harus bertanggung jawab, dalam menjalankan massa kepemimpinannya,” tutur Aspian Noor.

Sementara itu Ketua Persani Samarinda yang baru Hendra, mengatakan setelah dirinya terpilih akan berkoordinasi dengan semua pihak serta instansi terkait dalam pengadaan venue latihan yang selama ini menjadi kendala untuk cabang olahraga (cabor) senam.

“Sebenarnya, peralatan dan tempat latihan lengkap standar internasional, tetapi terbengkalai. Ini yang akan kami koordinasikan, setelah administrasi menuju pelantikan selesai,” ujarnya.

Kedepan pihaknya juga akan melakukan pendataan atlet di klub-klub yang ada termasuk prestasi apa yang sudah mereka raih, serta mengagendakan kejuaraan antarklub baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Kalau ada kejuaraan-kejuaraan akan kami ikutkan sebagai motivasi mereka, karena selama ini mereka kurang dukungan, nah ini akan kami maksimalkan, sehingga apa yang kami rencanakan bisa direalisasikan,”pungkasnya.

Samarinda – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 di Kota Samarinda diperingati serentak di lima titik fasilitas pelayanan kesehatan dengan ditandai pelepasan balon berwarna biru ke udara.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang bertekad turut menyukseskan program nasional Sejuta Akseptor KB di seluruh Indonesia yang akan dicatat dalam Museum Rekor Republik Indonesia (MURI).

“Akseptor KB di Samarinda dapat berkontribusi sebanyak 3.883 akseptor. Jadi tidak hanya seremonial saja. Kita minta cek terus (keberadaan) Kampung KB yang telah terbentuk,” ujarnya Senin (29/6/2020).

Syaharie Jaang yang memimpin langsung peringatan Harganas Kota Samarinda meminta petugas dan kader KB untuk mengimplementasikan delapan fungsi keluarga di kampung KB yang berada di tengah masyarakat.

Peringatan Harganas Kota Samarinda dipusatkan di Klinik Kusuma Jalan Perjuangan VII secara simbolis untuk mewakili lima titik berbeda dan 59 Kampung KB yang telah terbentuk.

Pada peringatan Harganas tingkat provinsi Kaltim berlangsung di Klinik Kartika Jaya Jalan Merdeka 3 kelurahan Sungai Pinang yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi.

Hadi berpesan agar warga merencanakan perkawinan dengan tidak menikah di usia dini dan tidak melahirkan di usia tua. Pesan ini merupakan salah satu langkah untuk melindungi hak perempuan, khususnya hak ibu dan perempuan.

“Menikahlah pada jenjang usia 20-30 tahun,” pesan Wagub pada peringatan yang dihadiri pula Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Kepala BKKBN Kaltim M Edi Muin, kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Samarinda Nurul Mu’minayati.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Samarinda Puji Setyowati Jaang juga melepas balon ke udara di Puskesmas Pasundan, Kelurahan Kampung Jawa pertanda pelayanan KB sejuta akseptor dimulai.

Puji menuturkan, Harganas merupakan ajang untuk menggelorakan dan mensosialisasikan program pembangunan keluarga untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang berkarakter dan sejahtera.

“Keluarga sebuah tempat kita berkumpul, bercanda, tempat kita berbagi dan tempat kita memberikan support yang sangat baik untuk pengembangan ke depan. Terpenting, makna dari sebuah keluarga yaitu keluarga menjadi sebuah tiang yang kokoh dalam mewujudkan dan mempersiapkan generasi untuk kepentingan bangsa dan negara,” tutur Puji yang juga anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini.

 

Penajam (29/6)- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama pihak terkait berhasil menuntaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 2 bagi semua desa, guna meringankan beban warga tidak mampu yang terdampak pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah, BLT-DD tahap 2 untuk 30 desa di PPU sudah tuntas. Jumat (26/6) kemarin merupakan penyaluran terakhir untuk Desa Giri Mukti, Kecamatan Penajam,” ujar Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU Nurbayah.

Penyaluran BLT-DD di PPU, lanjutnya, kebanyakan disalurkan dalam bentuk uang tunai kepada keluarga penerima manfaat (KPM), namun ada juga yang disalurkan via rekening, salah satunya adalah di Desa Giri Mukti yang disalurkan via BRI untuk 71 kepala keluarga (KK) dengan nilai Rp600 ribu per KK.

Kabupaten PPU terdapat 54 desa dan kelurahan dengan rincian 30 desa dan 24 kelurahan. Sementara BLT-DD hanya untuk warga tidak mampu di desa karena untuk kelurahan sudah ada program lain dari pemerintah yang nilainya juga sama.

Ia bersyukur karena dari 30 desa yang ada, hari ini semuanya sudah tuntas disalurkan. Total BLT-DD tahap 2 dengan penerima sebanyak 2.464 KK atau KPM yang nilainya total mencapai Rp1,47 miliar, yakni Rp600 ribu dikali 2.464 KPM.

Nurbayah juga mengatakan bahwa dalam penyaluran tahap 1 pada Mei lalu, terjadi penurunan jumlah penerima karena ada dua hal, yakni ada yang tidak mau di dinding depan rumahnya ditempel stiker Warga Miskin dan ada yang mengundurkan diri karena sudah menerima bantuan dari program lain.

Dalam data awal untuk rencana penyaluran tahap pertama dulu, lanjutnya, jumlah penerimanya ada 2.390 KK, namun yang bisa disalurkan turun menjadi 2.360 KPM atau terjadi penurunan 30 KPM dengan nilai yang tersalur sebesar Rp1,41 miliar karena mengundurkan diri dengan alasan dua hal tersebut.

Sedangkan untuk BLT-DD tahap 2, katanya lagi, terjadi penambahan penerima dari beberapa desa, terutama yang paling banyak penambahan KPM terjadi di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, yakni dari tahap 1 ada 84 KPM, namun di tahap 2 naik menjadi 181 KPM atau bertambah 97 KPM.

“Penambahan KPM ini sudah melalui musyawarah desa dan sesuai aturan mengenai syarat KK penerima bantuan. Kami bersyukur penyaluran BLT-DD tahap 1 dan tahap 2 berjalan aman, sedangkan untuk penyaluran tahap 3 kami rencanakan pekan pertama hingga pekan kedua bulan Juli,” ucap Nurbayah. (mg)

Samarinda— Provinsi Kalimantan Timur melaporkan kenaikan jumlah penderita Virus Covid-19, bila sebelumnya ditemukan sembilan kasus dalam satu hari, kini ditemukan tujuh kasus pada Senin 29 Juni 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengungkapkan kasus pertama dari Kabupaten Kutai Kartanegara dengan kode pasien KKR 69 (Laki-laki 37 tahun) merupakan kasus OTG warga Kabupaten Kutai Kartanegara yang akan kembali bekerja di Kabupaten Paser. Kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

Kemudian Kota Balikpapan kembali menambah enam kasus baru, berikut sebarannya :

Kota Balikpapan Enam Kasus

  1. BPN 176 Laki-laki 31 tahun, merupakan kasus OTG warga Jawa Barat yang kontak erat (rekan kerja) dengan BPN 145, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  2. BPN 177 Laki-laki 56 tahun merupakan kasus PDP yang ditetapkan tim klinis dan Dinkes Balikpapan dengan hasil rapid test reaktif, pasien mempunyai komorbid penyakit jantung, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  3.  BPN 178 Laki-laki 25 tahun merupakan kasus OTG warga Jawa Barat yang akan kembali bekerja di balikpapan, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  4. BPN 179 Laki-laki 30 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang akan Kembali bekerja, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  5. BPN 180 Laki-laki 35 tahun merupakan kasus OTG warga Jawa Barat yang bekerja di lepas pantai Balikpapan dan kontak erat (rekan kerja) BPN 173, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  6.  BPN 181 Perempuan 28 tahun merupakan kasus OTG warga Jawa Tengah yang bermukim di Balikpapan yang mempunyai riwayat kontak erat (teman) yang terkonfirmasi positif di Kalimantan Selatan, kasus dirawat di RST Hardjanto.

“Kita harus menekan penularan ini semaksimal mungkin, diketahui bahwa penularan ini melalui manusia, semakin longgar maka semakin banyak mobilisasi manusia dan terbuka peluang terjadinya penularan,”jelasnya saat rilis harian melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Senin (29/6/2020).

Selain itu, Kaltim juga melaporkan penambahan Satu kasus sembuh dari Kabupaten Berau. Kasus tersebut dinyatakan SEMBUH karena dari hasil laboratorium Rujukan Covid-19 dinyatakan dua kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terjadi penambahan 73 kasus, sehingga total ODP sebanyak 12.396 kasus, selesai pemantauan 11.811 kasus dan masih dalam proses pemantauan 585 kasus.

Dengan demikian kasus terkonfirmasi positif di Kaltim menjadi 510 kasus, negatif 2.850 kasus, sembuh 376 kasus, probable Satu kasus, meninggal dunia tujuh  kasus dan pasien yang dirawat 127 kasus.

Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor bersama, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi dan Pj. Sekretaris Daerah H.M Sa’Bani menghadiri Rapat Paripurna Ke – 11 DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun anggaran 2019 Di Gedung D DPRD Kaltim lantai 6, Senin (29/6/2020).

Kepala Perwakilan BPK Dadek Nandemar menyerahkan laporan secara simbolis kepada Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK dan Gubernur Kaltim Isran Noor dan diikuti oleh Anggota VI BPK RI Harry Azhar Azis melalui zoom meeting.

“Opini yang kami berikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ketujuh kalinya, ” Ungkap Harry Azhar Azis.

Rapat diawali dengan penandatanganan berita acara sekaligus penyerahan hasil laporan BPK – RI dari Anggota VI BPK – RI Harry Azhar Azis melalui Kepala BPK-RI Perwakilan Kaltim Dadek Nandemar kepada Gubernur Isran Noor dan Ketua DPRD Makmur HAPK.

Selain kerjasama yang baik serta dukungan jajaran legislatif (DPRD Kaltim) dan bersinergi baik dengan semua pemangku kepentingan ungkap Isran, Pemprov telah mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan dalam tata kelola keuangan pemerintah.

“Semoga perolehan WTP ini menjadi perhatian penting dan memotivasi seluruh jajaran Pemprov Kaltim terutama jajaran ASN untuk melakukan upaya-upaya dan kinerja yang lebih baik. Tidak boleh kita berpuas hati, tapi bekerja yang berkualitas demi kesejahteraan rakyat Kaltim,” Tutup Isran Noor.

Gubernur Kaltim Isran Noor bersama, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi dan Pj. Sekretaris Daerah H.M Sa’Bani menghadiri Rapat Paripurna Ke – 11 DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun anggaran 2019 Di Gedung D DPRD Kaltim lantai 6, Senin (29/6/2020).

 

 

 

 

Tana Paser – Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan terdapat penambahan 2 kasus terkonfirmasi positif sehingga total kasus positif sebanyak 29 orang.

“Ada dua tambahan kasus yaitu PSR 28 dan PSR 29 sehingga total kasus 29 orang,” kata Amir saat konferensi pers di ruang Media Center, Senin (29/06/2020).

PSR 28 kata Amir merupakan warga Kecamatan Batu sopang, Laki-laki berusia 52 tahun. Ia merupakan seorang karyawan perusahaan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejak 22 Juni.

“PASR 29 Laki-laki 34 tahun Orang Tanpa Gejala (OTG) warga Pasir Belengkong,” ujar Amir.

PSR 29 kata Am8ir berencana keluar Provinsi Kaltim. Saat menjalani rapid tes hasilnya reaktif dan hasil swebnya pada 28 juni terkonfirmasi positif COVID-19.

“PSR 29 saat ini dirawat di ruang isolasi Eks RSUD Panglima Sebaya,” ucapnya.

Gugus Tugas kata Amir telah menerima hasil 88 Sweb paramedis yang kontak erat dengan PSR 23 (yang meninggal) dengan hasilnya negatif.

“Selain itu kami juga telah mengambil Swab terhadap 90 orang yang punya kontak dengan PSR 23,” imbuh Amir.

Total kasus positif Covid-19 hingga hari ini Senin, sebanyak 29 kasus, dengan rincian 22 sembuh, dan 1 meninggal dunia.

Enam pasien yang dirawat diantaranya PSR 27 (di RS Pertamina Balikpapan), PSSR 24,25,26,29 (ruang isolasi eks RSUD Panglia Sebaya) dan PSR 28 (di RSUD Panglima Sebaya).

Gugus Tugas meminta masyarakat tetap waspada karena COVID-19 masih ada di sekitar kita.

“Masyarakat diminta mematuhi imbauan Pemerintah dengan jaga kesehatan, menggunakan masker saat keluar rumah, cuci tangan dan jaga jarak,” ucap Amir Faisol.

Samarinda — Menciptakan sistem transportasi yang ramah bagi masyarakat khususnya perempuan, anak dan disabilitas memang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah. Namun, bukan berarti masyarakat tidak dapat berperan dalam upaya ini. Sebaliknya, peran masyarakat justru sangat diperlukan.

Faktor utama dari keberhasilan pembangunan sistem transportasi ramah anak adalah sinergi dari beberapa penerapan strategi yang dilakukan untuk membangun jaringan jalan yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak.

Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Halda Arsyad mengatakan, Kebutuhan terhadap keberadaan sistem transportasi yang ramah bagi anak-anak merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, yaitu kebutuhan akan ruang terbuka untuk melakukan berbagai aktifitas.

“Pemprov Kaltim melalui DKP3A Kaltim telah menginisiasi pembentukan Ojek Online Bersama Lindungi Anak (OJOL BERLIAN) pada bulan Mei 2019, menggandeng 8 komunitas. Hal ini sebagai upaya menciptakan layanan jasa transportasi yang ramah terhadap anak, perempuan dan disabilitas,” ujarnya belum lama ini.

Selain untuk menciptakan transportasi kota ramah anak, inisiasi ini berdasarkan adanya korban kekerasan dan pelecehan seksual yang dialami perempuan dan anak dari beberapa kejadian yang melibatkan rider dan driver angkutan jalan.

“Menciptakan ruang terbuka yang cukup aman dan nyaman bagi anak-anak saat ini lebih mirip seperti kebutuhan akan barang mewah. Sangat mahal dan sulit diperoleh, terlebih di kota-kota besar,” ujarnya.

Namun, Halda optimis dengan dukungan semua pihak dapat menciptakan transportasi ramah anak.

Selain itu, DKP3A Katim terus melakukan pembekalan untuk meningkatkan kapasitas SDM bagi rider dan driver ojol. Bahkan kedepan, dijadwalkan akan membentuk Pusat Informasi dan Edukasi (Pusidu) Ojol Berlian.

Samarinda— Berdasarkan laporan dari Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak kasus positif di Kaltim menembus angka 503 kasus.

“Hari ini ada penambahan sembilan kasus terkonfirmasi positif,” sebutnya saat rilis harian melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Minggu (28/6/2020).

Andi mengatakan penularan masih terus terjadi, selain terbukanya pintu masuk ke kaltim juga masih ada penularan diantara yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa protokol kesehatan belum semuanya ditegakkan, karena kasus masih terus terjadi.

Dirinya merincikan kasus pertama dari Kota Samarinda yaitu dua kasus pasien tercatat dengan kode SMD 67 Laki-laki 19 tahun merupakan kasus OTG warga Samarinda yang melakukan perjalanan Samarinda – Banjarmasin, kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes dan SMD 68 Laki-laki 21 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang bekerja melayani shipping Samarinda – Balikpapan, kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes.

Kemudian dua kasus dari Kabupaten Paser pasien tercatat dengan kode PSR 28 Laki-Laki 52 tahun merupakan kasus PDP yang ditetapkan oleh Tim Klinis dan DKK Paser, Pasien mengalami keluhan Demam, batuk dan terdapat gambaran pneumonia dari hasil foto Thoraks, pasien mempunyai komorbid DM dan dirawat di RSUD Panglima Sebaya dan kasus kedua PSR 29 Laki-laki 34 tahun merupakan kasus OTG warga Jawa Barat yang berdomisili di Paser akan melakukan perjalanan ke Jawa Barat, kasus dirawat di RSUD Panglima Sebaya.

Sementara Kota Balikpapan pada hari kembali mencatat penambahan lima kasus. Berikut sebaran kasus di Kota Balikpapan hari ini:

  1. BPN 171 Laki-laki 29 tahun merupaka OTG Warga Jakarta Utara yang bekerja di lepas pantai Balikpapan, kasus dirawat di RS Pertamina.
  2. BPN 172 Laki-laki 43 tahun merupakan OTG Warga Kepulauan Riau yang bekerja di lepas pantai Balikpapan dan merupakan rekan kerja BPN 171, kasus dirawat di RS Pertamina.
  3.  BPN 173 Laki-laki 43 tahun merupaka OTG Warga Jawa Barat yang bekerja di lepas pantai Balikpapan dan merupakan rekan kerja BPN 171 dan BPN 172, kasus dirawat di RS Pertamina.
  4.  BPN 174 Laki-laki 35 tahun merupakan OTG Warga Jawa Barat yang berdomisili di Balikpapan, kasus dirawat di RS Pertamina.
  5.  BPN 175 Laki-laki 45 tahun merupakan OTG Warga Korea yang bekerja di Balikpapan dan mempunyai kontak erat (rekan kerja) BPN 145, kasus dirawat di RS Pertamina.

Dari data yang dilaporkan, kasus penambahan positif dari Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kaltim masih terus mendominasi total dari 9 kasus baru, ada delapan kasus yang dinyatakan positif dengan tidak memiliki gejala apapun.

Sementara itu, kembali dilaporkan adanya penambahan 11 kasus sembuh di Kaltim. Kasus tersebut teratat dari Kabupaten Kutai Barat tiga kasus, Kabupaten Penajam Paser Utara satu kasus dan Kota Balikpapan enam kasus.

Seluruh kasus tersebut dinyatakan Sembuh karena dari hasil laboratorium Rujukan Covid-19 dinyatakan dua kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

Selain itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) terjadi penambahan 61 kasus, sehingga total ODP sebanyak 12.323 kasus, selesai pemantauan 11.727 kasus dan masih dalam proses pemantauan 596 kasus.

Dengan demikian kasus terkonfirmasi positif di Kaltim menjadi 503 kasus, negatif 2.783 kasus, sembuh 375 kasus, probable satu kasus, meninggal dunia tujuh kasus dan pasien yang dirawat 121 kasus.

SAMARINDA – Momentum Puncak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020, khususnya di Benua Etam Kaltim diharap dapat dijadikan satu tekad bersama untuk hidup sehat tanpa Narkoba di Era New Normal Pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Wagub Kaltim, H Hadi Mulyadi yang hadir di acara itu juga berharap HANI  dapat menjadi motivasi masyarakat di tengah wabah Covid-19 untuk menuju hidup sehat secara bersama-sama. Hal ini pun sesuai dengan tema dari BNN pada Peringatan HANI 2020, yaitu #Hidup100% Di Era New Normal.

“Mari kita bersama-sama untuk hidup sehat. Jauhi narkoba. Jangan anggap gampang narkoba. Mari bersama jaga keluarga kita jauh dari penyalahgunaan narkoba, karena, Narkoba kejahatan luar biasa,” kata Hadi Mulyadi, di Aula Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda, Sabtu (27/6) malam.

Hadi mengajak kepada semua pihak terutama generasi muda berusaha menjauhi narkoba. Generasi muda harus lebih kreatif. Yaitu, dengan memperbanyak kegiatan positif dan bermanfaat. Mulai kegiatan olahraga, seni maupun keagamaan.

Hadi juga mengatakan, komitmen untuk mencegah penyalahgunaan itu pun terus dibangun Pemprov Kaltim. Bahkan, Pemprov dengan tegas jika ada pejabat mulai eselon I hingga IV terbukti menggunakan narkoba diberhentikan dari jabatannya.

“Itu yang kami lakukan di Pemprov Kaltim, sehingga masyarakat juga ikut memerangi narkoba,” tegasnya.

Hadir malam puncak HANI 2020 di Kaltim Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Iman Sumantri, Danrem 091 ASN, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro dan Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda, dr Bima Ampera Bukit.

Meriah malam puncak HANI di Kaltim juga dengan penampilan vokal dan debuk drum Wagub Hadi Mulyadi bersama Band Insano Kaltim.(humasprovkaltim)