Samarinda— Kalimantan Timur kembali melaporkan tambahan pasien positif dan sembuh dari Covid-19 pada Selasa 7 Juli 2020. Tetapi, jumlah pasien sembuh lebih tinggi dari kasus positif yang dilaporkan hari ini.

“Ada penambahan enam  kasus positif dan 16 kasus sembuh,”sebut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak melalui aplikasi zoom cloud video meeting, Selasa (7/7/2020).

Andi menyebutkan pasien sembuh dari Covid-19 tercatat bertambah 16 kasus terdiri dari Kabupaten Kutai Kartanegara satu Kasus, Kabupaten Kutai Timur satu  Kasus dan 14 Kasus dari Kota Balikpapan.

Kasus tersebut dinyatakan sembuh karena dari hasil laboratorium Rujukan Covid-19 dinyatakan dua kali dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.

Kemudian, Kasus positif bertambah enam  kasus terdiri dari Kabupaten Paser satu Kasus dengan kode pasien PSR 31 Laki-laki 40 tahun warga Jakarta yang bekerja di Paser, merupakan kasus PDP yang dirawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan dengan keluhan demam, nyeri ulu hati dan diare kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

Sementara Balikpapan menambah dua kasus positif Covid-19. Pasien pertama adalah BPN 239 Laki-laki 23 tahun merupakan OTG warga Balikpapan yang akan berangkat ke Makassar, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Pasien kedua BPN 240 wanita 48 tahun warga Kalimantan Selatan yang berkerja di Kota Balikpapan merupakan kasus PDP dengan keluhan demam, batuk dan sakit tenggorokan, kasus dirawat di RST DR Hardjanto Balikpapan.

Berikutnya dari Kabupaten Kutai Kartanegara satu kasus dengan kode pasien KKR 73 Laki-laki 68 tahun merupakan PDP dengan keluhan demam dan sesak nafas dengan komorbid penyakit jantung, pada tanggal 1 Juli pasien berobat ke RSUD IA Moeis dan pada tanggal 2 Juli kondisi pasien memburuk sehingga dilakukan pengambilan Swab, pasien meninggal pukul. 18.00 WITA dan hasil terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 7 Juli 2020.

Kemudian Kota Samarinda satu Kasus dengan kode pasien SMD 71 Laki-laki 54 tahun merupakan PDP dengan keluhan demam, batuk dan sesak nafas dengan komorbid DM. Pada tanggal 26 Juni pasien dirujuk ke RSUD IA Moeis dan dilakukan rawat inap, pada tanggal 5 Juli kondisi pasien memburuk dan pasien meninggal pada pk. 06.00 Wita. Hasil konfirmasi positif covid-19 pada tanggal 7 Juli 2020.

Terakhir dari Kabupaten Berau satu  kasus dengsn kode pasien BRU 45 Laki-laki 48 tahun merupakan PDP dengan keluhan demam, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, pada CT Scan Paru didapatkan gambaran GGO dan hasil rapid test reaktif, kasus dirawat di RSUD A Rivai Berau.

“Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah 56 kasus, sehingga total ODP menjadi 13.035 kasus,”terangnya

Lanjutnya Distribusi kasus yang dilakukan pemeriksaan Laboratorium sebanyak 4.739 kasus berdasarkan kriteria Orang Dalam Pemantauan (ODP) 204 kasus, Orang Tanpa Gejala (OTG) 3.723 kasus dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) 866 kasus.

Dengan begitu disimpulkan kasus terkonfirmasi positif di Kaltim menjadi 603 kasus, negatif 3.776 kasus, sembuh 452 kasus, probable 1 kasus, meninggal dunia 11 kasus dan pasien yang dirawat 140 kasus.

“Kita sudah menembus 603 kasus, untuk itu kita harus meningkatkan kewaspadaan, kasus ini akan mengancam kehidupan kita apabila tidak menerapkan protokol kesehatan,”terangnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *